Categories: Pekanbaru

Kembangkan Aplikasi Pembelajaran Gramatikal Bahasa Arab

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Politeknik Caltex Riau (PCR) sepakat menjalin kerja sama dengan Advance Pact Sdn Bhd (APSB) melalui project e-Syakl. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan MoU dan MoA yang dilakukan secara daring pada Jumat (30/7/2021).
e-Syakl merupakan proyek sosial pengembangan aplikasi pembelajaran gramatikal bahasa Arab untuk non arabic speaker. Pengembangan ini didukung penuh pembiayaan oleh Advance Pact Sdn Bhd melalui program CSR.  Advance Pact Sdn Bhd (APSB) merupakan sebuah perusahaan Multinasional yang berbasis di Malaysia, APSB bergerak di bidang Healthcare consultancy and services di wilayah Malaysia, Asia Pasific, Asia Timur Dan Timur Tengah.
Kegiatan diawali oleh sambutan Direktur PCR Dr Mohammad Yanuar Hariyawan ST MT yang dilanjutkan dengan sambutan Executive Director APSB Mohd Hidzir Khamis.
Dalam sambutannya, keduanya sangat mendukung projek e-Syakl yakni pengembangan aplikasi pembelajaran gramatikal bahasa arab.
“Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat yang akan menggunakannya,” ucap Yanuar.
Pada kesempatan ini, Project Leader
Maksum Rois Adin Saf MEng menjelaskan latar belakang project pengembangan aplikasi e-Syakl berawal dari tahun 2016-2017 melalui penelitian publikasi terkait algoritma untuk mengenali jenis kalimat dalam bahasa Arab dan algoritma untuk memberikan harakat otomatis pada tulisan Arab.
Project e-Syakl ini pengembangannya akan berlangsung selama 3 tahun hingga tahun 2023 yang dibagi dalam beberapa tahapan.
“Pada tahap 1 di tahun 2021 kita akan mengembangkan aplikasi untuk mengembangkan aplikasi untuk pembelajaran kalimat Arab dan materi pembelajarannya serta pemetaan implementasi algoritma ke dalam materi pembelajaran kalimat Arab,” ujar Maksum.
Maksum juga menambahkan bahwa project e-Syakl ini didukung oleh beberapa orang anggota dari Politeknik Caltex Riau, APSB serta beberapa pakar huruf Arab dari dalam dan luar negeri di antaranya, Siti Nurul Izzati dari Malaysia, Liyana dari Singapura, Sa Phi Roh dari Vietnam dan Roaya Arab Saudi.
Adapun anggota dari project e-Syakl ini antara lain adalah Dr Dadang Syarif SS SSi MSc dan Tuan Haji Shamsulbahrin Ludin selaku dewan penasehat.  Maksum Rois Adin Saf SKom MEng selaku ketua project, Dini Hidayatul Qudsi SST MIT, Yuliska ST MEng, Muhammad Mahrus Zain SST MTI.
Laporan: Henny Elyati (Pekanbaru)
Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

20 jam ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

21 jam ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

22 jam ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

22 jam ago

Bebani Jalan Kota, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Segera Matangkan Pembangunan Jalan Lingkar 70

DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…

2 hari ago

Belum Tersentuh Pemkab, Warga Parit 16 Tembilahan Swadaya Cor Jalan Rusak

Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…

2 hari ago