Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengecek minuman keras yang disita dari warung Tenda Biru di Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, Ahad (1/6/2025) malam. (M ALI NURMAN)
RIAUPOS.CO – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama anggota DPRD melakukan inspeksi mendadak di kawasan “Tenda Biru” Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, pada malam Ahad (1/6). Operasi ini menemukan berbagai pelanggaran, termasuk keberadaan minuman keras ilegal dan alat kontrasepsi.
Inspeksi ini dipimpin oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, didampingi Ketua DPRD Pekanbaru dan Komisi I DPRD. Saat petugas tiba, suasana lokasi yang semula ramai berubah seketika—sejumlah penghuni berusaha menghindari pemeriksaan dengan melarikan diri ke sekitar area.
Di salah satu warung, petugas menemukan kamar-kamar kecil yang digunakan untuk aktivitas tertentu. Selain itu, puluhan botol minuman keras disita oleh Satpol PP. Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari laporan sebelumnya terkait berbagai dugaan pelanggaran di tempat tersebut.
Sebanyak 15 perempuan dan 3 pria diamankan, sementara pemerintah berencana menertibkan bangunan liar yang digunakan sebagai warung remang-remang. Wali Kota juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak keberadaan tempat-tempat yang dianggap mengganggu ketertiban masyarakat.
Selain itu, Ketua DPRD Pekanbaru mengapresiasi langkah Wali Kota dalam merespons keluhan warga. Warga sekitar berharap kawasan tersebut dapat segera ditertibkan agar lingkungan tetap nyaman dan aman.
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…