PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Klinik Pratama Lapas Kelas II A Pekanbaru berhasil meraih sertifikat Akreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RepubIik Indonesia. Akreditasi sudah ditargetkan Lapas Pekanbaru sejak pertengahan tahun lalu.
Kepala Lapas Pekanbaru Sapto Winarno begitu senang dengan pencapaian tersebut. Menurutnya, akreditasi klinik menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada warga binaan.
”Kami terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi warga binaan dan pegawai serta masyarakat di sekitar Lapas. Terbitnya akreditasi klinik ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah,” kata Sapto, akhir pekan lalu.
Sapto juga mengingatkan kepada stafnya bahwa sertifikat adkreditasi itu hanya berlaku lima tahun. Dirinya berharap jajarannya dapat mempertahankan standar kualitas pelayanan dan fasilitas yang ada di klinik tersebut.
”Hanya dengan demikian kami tetap bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada warga binaan sesuai dengan motto kami melayani dengan sepenuh hati,” sebut Sapto.
Sertifikat akreditasi Klinik Utama Lapas itu keluar pada Kamis (30/5) lalu. Akreditas tersebut menjadi pelindung sekaligus kepastian bahwa para napi yang menjadi pasien utamanya mendapat layanan kesehatan yang berkualitas.(end)
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…
Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…
Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…
BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…