Categories: Pekanbaru

Pemko Izinkan Pasar Ramadan Digelar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ramadan tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberi izin masyarakat untuk menggelar Pasar Ramadan di masing-masing kecamatan. Namun, dengan syarat pengadaan Pasar Ramadan tersebut harus berkoordinasi dengan camat, serta di fasilitas yang tidak mengganggu ketertiban umum, seperti lalu lintas jalan.

Tidak seperti tahun sebelumnya, di awal pandemi Covid-19, Pemko Pekanbaru melarang masyarakat berkerumun untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya Pasar Ramadan yang banyak menyediakan menu berbuka puasa.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menyebutkan, Pasar Ramadan sifatnya tradisional dan unsur kearifan lokal. Sehingga pemerintah tidak melarang jika masyarakat ingin mengadakannya. Namun harus dengan protokol kesehatan (prokes) dan dikoordinasikan bersama camat.

"Kalau tidak, tentu ilegal namanya. Kalau sudah ada koordinasi dengan pihak kecamatan, ya silahkan saja. Tetapi harus taat prokes," katanya, Jumat (2/4).

Lanjut Ingot, nantinya pihak DPP dapat menerima informasi keberadaan pasar tersebut melalui camat masing-masing. Sehingga Pasar Ramadan yang digelar mendapatkan pengawasan dari DPP Kota Pekanbaru.

"Jadi izinnya cuma bersifat koordinasi kepada camat, dari camat nanti melaporkan kepada kami. Kami lakukan pengawasan. Misalnya jika ada bahan-bahan berbahaya dan lainnya yang beredar," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Firdaus saat ditemui oleh Riau Pos di Hotel Mutiara Merdeka belum lama ini mengatakan, Pasar Ramadan merupakan pasar dadakan yang beroperasi saat bulan Ramadan saja. Pasar ini menjual berbagai menu takjil dan lauk pauk menjelang waktu berbuka puasa.

Dikatakannya, Pemerintah Kota Pekanbaru tidak akan melarang kegiatan transaksi jual beli di kawasan tersebut dengan syarat masyarakat harus taat terhadap protokol kesehatan yang berlaku saat ini.

"Nanti akan kami turunkan Satgas Covid-19 di seluruh kecamatan untuk mengawasi protokol kesehatan di sejumlah Pasar Ramadan tersebut. Karena kita tidak mau penyebaran Covid-19 ini terus meningkat," katanya.

Laporan: PRAPTI DWI LESTARI (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

19 menit ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

26 menit ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

39 menit ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

2 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

2 jam ago

HPT Rohil Berhasil Kumpulkan 150 Kantong Darah di Aksi Donor Darah

HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…

23 jam ago