Categories: Pekanbaru

10 Ha Lahan Terbakar

PAYUNG SEKAKI (RIAUPOS.CO) — Tim Manggala Agni Daops Sumatera IV Pekanbaru bersama TNI, dan Polri, BPBD bersama masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (2/4/). Gerak cepat tim sukses menyekat api yang menjalar dan membakar lahan belukar di wilayah pinggiran Kota Pekanbaru tersebut.

"Karena ini kebakaran permukaan, di mana kalau kebakaran permukaan ini dengan cepat melebar atau meluas. Kalau diperkirakan, kebakaran luasnya lebih kurang 10 hektare," ujar Fetra Ganda sebagai koordinator pemadaman Karhutla Manggala Agni Daops Sumatera IV Pekanbaru kepada Riau Pos.

Dijelaskannya, adapun jenis atau tipe kebakaran permukaan dengan status lokasi merupakan lahan masyarakat yang ditumbuhi lalang, pohon akasia, pohon rambutan, pohon karet. Tetapi didominasi pohon akasia.

"Kami mendapat laporan bahwa telah terjadi karhutla sejak pukul 14.00 WIB. Satu regu tim dari Manggala Agni Daops Sumatera IV Pekanbaru langsung ke lokasi melakukan pemadaman," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pihaknya saat ini masih dalam proses melakukan pemadaman. Karena di beberapa titik masih terjadi kebakaran lahan permukaan.

"Kami lihat kondisinya dulu. Kalau bisa memungkinkan malam melakukan pemadaman, kami akan lakukan pemadaman sampai malam. Kami lihat kondisinya dulu," ungkapnya.

Fetra Ganda menuturkan, kendala yang dihadapi adalah tim sempat kesulitan dalam mengejar kepala apinya. Karena lahan yang terbakar sangat kering ditambahkan lagi dengan cuaca panas dan angin cukup kencang sehingga kebakaran cepat meluas.

"Kami sempat kesulitan untuk mengejar kepala apinya," terangnya.

Ditambahkannya, diduga Karhutlah terjadi karena adanya unsur kesengajaan. Dalam proses melakukan pemadaman, tim menggunakan air dari kanal-kanal yang terdapat di lokasi lahan tersebut.

"Kita dapat sumber air dari kanal yang berada di lokasi kebakaran. Sehingga cukup terbantu untuk kita melakukan pemadaman. Dalam proses pemadaman kami menggunakan alat pemadam api portabel," pungkasnya.(dof)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

13 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

13 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

14 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

14 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

14 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

14 jam ago