Categories: Pekanbaru

DPRD-Massa Sepakat Mendatangi DPR RI

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Aksi yang dilakukan massa gabungan masyarakat, mahasiswa, pelajar Kota Dumai di DPRD Kota Dumai pada 26 September lalu mendapat tanggapan serius dari DPRD Kota Dumai. Buktinya, Senin (30/9), massa aksi kembali bertemu dengan DPRD Kota Dumai untuk membahas kelanjutan tuntutan terkait rancangan undang-undang (RUU) yang dinilai kontroversial.

Massa melakukan pembahasan satu persatu mengenai RUU yang dianggap mereka bermasalah. Beberapa RUU yang dibahas yakni RUU KUHP, RUU P-KS, RUU Pertanahan dan beberapa RUU lainnya.

Dari hasil pembahasan disepakati massa dan dewan akan membuat rumusan dan rekomendasi terkait RUU yang tidak sesuai dan dinilai bermasalah. “Kami sangat welcome sekali dengan adik-adik mahasiswa yang mau membahas bersama, ini memang jalur,” ujar salah seorang anggota DPRD Kota Dumai Hasrizal, Selasa (1/10).

Ia mengatakan, pihaknya akan menyalurkan aspirasi massa gabungan ke DPR RI. “Rekomendasi terkait RUU dan perwakilan massa akan kami bawa ke DPR RI, jadi kami ingin agar pusat juga tahu, jika Dumai tidak tinggal diam dengan isu-isu nasional yang berkembang, kami di Dumai satu suara terkait itu,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Umum Massa Gabungan Andri Kodri mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan DPRD Kota Dumai terkait tindak lanjut aksi yang telah dilakukan. “Kami lakukan langkah-langkah elegan, tanpa melakukan tindakan anarkis,” ujarnya.

Ia mengatakan tinggal membuat rumusan hasil pembahasan yang nantinya akan diperjuangkan. “Kami apresiasi sambutan baik dan hangat DPRD Dumai, kenapa tidak kita berjuang bersama-sama, karena apapun ini DPRD Kota Dumai merupakan perpanjangan tangan aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Ia mengatakan beberapa poin pasal-pasal di RUU yang kontroversial sudah disepakati tinggal dibuat dalam satu surat rekomendasi.

 “Ini bentuk perjuangan kami, kami tidak diam, bukan hanya sekadar aksi tanpa ada solusi,” tutupnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Proyek Tol Bukittinggi-Sicincin Masuk Tahap Awal, Pengadaan Lahan Mulai Dikaji

Pembangunan Tol Bukittinggi-Sicincin mulai memasuki tahap awal. Pengadaan lahan dan dampak proyek menjadi fokus pembahasan.

16 jam ago

Pesta Pembuka Piala Dunia 2026, El Tri! Meksiko Bekuk Afrika Selatan 2-0 di Stadion Azteca

Meksiko membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan dalam laga yang diwarnai…

16 jam ago

Pasokan BBM Terlambat Masuk, Antrean Kendaraan Mengular di Sejumlah SPBU Bengkalis

Keterlambatan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga juga mengeluhkan mahalnya…

1 hari ago

Bayi Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo, Kondisinya Sehat dan Aktif Menyusu

Seekor bayi Gajah Sumatera betina lahir sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menambah…

2 hari ago

Belanja Pegawai Meranti Tembus Rp399 Miliar, Disebut Jadi Bom Waktu APBD

Belanja pegawai Kepulauan Meranti mencapai 34,37 persen dari APBD. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius…

2 hari ago

Bupati Bengkalis Tegas: Jangan Ada Titipan dan Jual Beli Kursi Saat SPMB

Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan SPMB 2026/2027 harus bebas titipan, jual beli kursi, pungli, dan penyalahgunaan…

2 hari ago