Categories: Pekanbaru

Harga Cabai Tidak Kunjung Turun

(RIAUPOS.CO) — SEJUMLAH harga bahan pokok di pasar tradisional masih mengalami kenaikan harga yang signifikan, terutama harga cabai dan bawang merah. Kondisi ini terpantau oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, bahwa kenaikan harga cabai merah mengalami kenaikan sejak dua bulan terakhir, sejak Juni 2019 lalu. 

"Sebenernya sudah tiga bulan naiknya, tapi dua bulan terakhir ini yang cukup tinggi," ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Riau, Agus Nuwibowo kepada wartawan, Kamis (1/8). 

Kondisi ini juga, berdasarkan pantauan tim BPS Riau di tiga pasar yang ada di Pekanbaru. Melalui informasi, pedagang mengatakan komoditas cabai merah yang beredar di Riau sebagian besar berasal dari Provinsi lain, seperti Jawa maupun Sumatera Barat dan Sumatra Utara. 

"Di Jawa itu sudah tinggi. Bulan Juli ini, cabai dari Jawa sudah tidak terlihat lagi. Apakah distribusinya kurang lancar, atau apakah harga cabai yang dipasok ke Riau sudah tidak relevan lagi," jelasnya. 

Sementara itu, per tanggal satu setiap bulannya, BPS Riau mengadakan rilis dengan mengguncang sejumlah instansi, mulai dari dinas kominfo hingga Disperindag untuk melihat kondisi perekonomian hingga inflasi di sini. "Kita berharap akan ada tindakan nyata dari pemerintah untuk mengendalikan harga tersebut," sambungnya. 

Untuk Juni 2019 lalu, harga cabai merah berkisar antara Rp50 ribu per kilogram (kg) sampai Rp60 ribu per kg. Sementara, indeks rata-rata pantauan di Juli harga cabai merah mengalami kenaikan sekitar Rp60 ribu per kg sampai Rp75 ribu per kg.

"Pada saat bulan puasa naiknya masih belum signifikan, tapi yang naiknya bener-bener itu setelah hari raya Idul Fitri. Terakhir ada yang jual Rp75 ribu per kg," urainya.

Perhitungan BPS, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,79 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 140,71. 

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga konsumen yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan yang mengalami inflasi sebesar 2,91 persen, diikuti kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 1,30 persen, kelompok sandang 0,51 persen, kelompok kesehatan 0,42 persen.(*1/ksm)
 

Laporan MUSLIM NURDIN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Hari Pertama Pacu Jalur Rayon II Berlangsung Meriah, 10 Jalur Lolos ke Babak Ketiga

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…

3 jam ago

Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…

7 jam ago

Usai Enam Bulan Menjabat, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Dimutasi

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dimutasi. Jabatan tersebut kini diisi Kombes…

1 hari ago

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

3 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

3 hari ago