Categories: Pekanbaru

Hentikan Operasional sampai Ada Izin

(RIAUPOS.CO) — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru kembali menyurati manajemen DNA Fun dan MBC Hotel Pekanbaru. Pengelola diminta menghentikan segala bentuk operasional hingga perizinan yang bermasalah selesai diurus.

DNA Fun dan MBC Hotel Pekanbaru beroperasi dengan izin yang masih bermasalah. Sebelumnya, DPMPTSP Kota Pekanbaru sudah lima kali menyurati pengelola.  Hotel ini terletak di Jalan Tuanku Tambusai. Posisinya, tak jauh dari persimpangan Jalan Srikandi. Hotel ini sudah menerima tamu sejak beberapa waktu lalu. Beberapa fasilitas yang ada disana diantaranya adalah kolam renang dan SPA.

Surat untuk pengelola hotel ini disebutkan Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru M Jamil MAg MSi, Senin (1/7), dikirimkan. ‘’Hari ini (kemarin, red) kami keluarkan suratnya. Tadi sudah kami panggil (pengelolanya, red). Ada beberapa hal yang ditegaskan,’’ kata Jamil.

Hotel ini nekat beroperasi sementara abai terhadap beberapa izin. Yakni, izin mendirikan bangunan (IMB), analisis mengenai dampak lingkungan lalu lintas (amdal lalin) dan upaya pengelolaan lingkungan hidup (UKL) serta upaya pemantauan lingkungan hidup (UPL). Hotel ini terletak di jalan provinsi, seharusnya amdal tersebut dikeluarkan berdasarkan konsultan yang mengawasi pembangunan hotel tersebut.

‘’Pertama, kami minta menyelesaikan segala tanggung jawab (perizinan, red)-nya. Kedua, kami beri batas waktu tertentu untuk itu. Ketiga, kami minta supaya tidak operasional sementara waktu sampai izin selesai. Artinya jelas penegasan surat kami,’’ imbuhnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono menyebut pihaknya siap turun melakukan penertiban hingga penyegelan. ‘’Kami siap saja turun. Sekarang kami masih menunggu dari DPMPTSP. Begitu mereka minta kami turun, kami turun,’’ tegasnya.

Terpisah, pihak pengelola DNA Fun dan MBC Hotel Pekanbaru belum bisa dikonfirmasi. Salah seorang resepsionis hotel, Rido mengaku bahwa semua pimpinan hotel tidak berada di tempat sehingga konfirmasi tidak bisa dilakukan.

’’Pimpinan tidak berada di tempat. Semuanya sedang ke Medan. Ini pimpinannya orang Medan. Jadi, gak tahu kapan balik ke sini (Pekanbaru, red) dan bisa dijumpai. Yang ada saat ini hanya karyawan saja,’’ ujar Rido kepada Riau Pos, Senin (1/7).(ali/dof/yls)

Laporan Ali Nurman dan Dofi Iskandar, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

7 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

7 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

7 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

7 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

8 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

19 jam ago