Categories: Pekanbaru

Normalisasi Tunggu Banjir Surut

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Banjir melanda tiga kecamatan di Kota Pekanbaru akibat luapan Sungai Sail. Langkah normalisasi perlu dilakukan karena sungai telah mendangkal. Namun, langkah tersebut baru bisa dilakukan saat banjir sudah surut.

Dari data yang ada, tiga kecamatan  yang dilanda banjir ini adalah Sail, Tenayan Raya dan Bukit Raya. Terutama pada wilayah yang dekat dengan Sungai Sail dan anak sungai. Tak kurang dari 400 kepala keluarga (KK) terdampak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution pada Riau Pos, Selasa (30/3) kemarin mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lokasi banjir. ‘‘Sekarang ada beberapa yang kami tinjau tadi. Ada di Jalan Cengkeh, terus juga di pinggir Sungai Sail ini rata-rata (banjir, red). Penanganan tentu diharapkan bisa menormalisasi Sungai Sail," jelasnya.

Dia melanjutkan, jika Sungai Sail bisa dinormalkan, maka pada bagian Selatan yang terhubung dengan Sungai Siak bisa terselesaikan masalah banjirnya. "Sekitar 30 persen bisa selesai banjirnya. Kemarin waktu musrenbang provinsi sudah kami sampaikan penanganan banjir di Pekanbaru ini. Supaya Provinsi Riau juga ikut membantu kami," paparnya.

Bantuan Provinsi Riau diperlukan pada wilayah yang menjadi kewenangan Pemprov Riau. "Kemudian Sungai Sail sendiri, sebenarnya kan kewenangan pusat, kami akan segera berkoordinasi dengan pusat. Agar bisa diprogram kan normalisasi Sungai Sail," lanjutnya.
Disebutkannya, pendangkalan di Sungai Sail tampak dari sisi sungai yang ditumbuhi rerumputan. Juga lumpur membuat sungai jadi dangkal.

"Sudah banyak rumput, pulau di tengahnya. Ada lumpur, ada sampah. Terus juga terjadi penyempitan di beberapa titik," tambahnya.

Mengenai berapa meter pendangkalan yang terjadi, Indra mengaku tak tahu pasti. "Kami perlu alat kalau menentukan itu. Tapi dari visualisasi kami lihat sudah mendangkal, sudah muncul pulau-pulau ," ungkapnya.

Langkah terdekat, kata mantan Kadis PUPR Kampar ini adalah, pihaknya akan menurunkan alat berat. "Sebisanya kami bantu. kami akan turunkan alat. Tapi tentu harus menunggu air surut dulu. Alat untuk saat ini turun di lokasi kewenangan kami, di sekitar Tenayan Raya," jelas dia.(ali)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

10 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

10 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

11 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago