Categories: Pekanbaru

Flyover Garuda Sakti Diusulkan Melalui APBN

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pembangunan fly over di perempatan Jalan Garuda Sakti, Pekanbaru, agaknya segera terealisasi.  Itu setelah adanya permintaan dari Ketua Komisi IV DPRD Riau Parisman Ikhwan agar pembangunan dilakukan melalui APBN. Dimana pernyataan Parisman tersebut langsung disambut Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi.

Kepada Riau Pos, Syahrul akan mengusulkan pembangunan dilakukan oleh Kementerian PUPR. "Akan kami upayakan agar sesegera mungkin bisa dibangun melalui APBN. Karena memang sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi disana," ujar Syahrul, Rabu (1/1).

Ia menambahkan, dirinya telah berkoordinasi secara langsung dengan Kepala Dinas PUPR Dadang agar segera menyiapkan design engineering detail (DED) flyover tersebut. DED tersebut nantinya akan menjadi dasar Kementerian PUPR untuk menggelontorkan anggaran pembangunan.

"Mudah-mudahan bisa cepat," harap Syahrul.

Diketahui sebelumnya, Kondisi lalulintas di perempatan Jalan Garuda Sakti, Kota Pekanbaru dirasa semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, hampir setiap jam sibuk lokasi tersebut mengalami kemacetan parah. Selain karena truk bertonase besar yang kerap melintasi jalan tersebut, kondisi jalan yang hancur juga menjadi salah satu pemicu kemacetan. Ditambah lagi traffic light yang sering padam.

Atas kondisi tersebut, Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Pekanbaru Parisman Ikhawan mengusulkan agar pemerintah pusat bisa membangun flyover disana."Itu kan jalan nasional ya. Makanya kami usulkan ke pemerintah pusat supaya di bangun flyover untuk mengurai kemacetan," sebut Parisman beberapa waktu lalu.

Ia menjabarkan, bahwa sebelumnya jalur Pekanbaru-Bangkinang sudah di perlebar. Namun itu saja dirasa tidak cukup. Karena masyarakat yang melintas di jalur tersebut sangat padat. Apalagi pada jam tertentu seperti siang dan sore hari. Jika ada flyover, maka setidaknya pengendara umum bisa melintas di atas.

Sedangkan dibawah bisa digunakan kendaraan besar seperti truk dan angkutan umum lainnya. "Jika bisa terealisasi maka akan sangat membantu mengurai kemacetan. Bisa kita lihatlah kan kemacetannya seperti apa. Apalagi pada momen Ramadan jelang Idul Fitri juga. Pasti sangat semerawut," tambahnya.(nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

20 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago