dinsos-serahkan-bantuan-kepada-36-penyandang-disabilitas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Sosial Pekanbaru bersama Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (BRSPDSRW) “Melati” Kementerian Sosial Republik Indonesia menyerahkan bantuan kepada 36 Penyandang Disabilitas di Kota Pekanbaru.
Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Dr H Idrus Sag MAg, Selasa (30/11), bantuan tersebut diberikan setelah sebelumnya Dinas Sosial Pekanbaru mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat melalui BRSPDSRW “Melati” Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Bahkan, saat kunjungan beberapa waktu lalu, tim BRSPDSRW “Melati” Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Dinas Sosial Pekanbaru melakukan verifikasi data Penerima Manfaat (PM) bantuan bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada 36 Penerima Manfaat.
"Ini bantuan yang sudah kami tunggu lama untuk membantu para penyandang disabilitas agar bisa bangkit dan memulai usaha bagi kehidupan mereka," ucapnya.
Lanjutan Idrus, bantuan yang diberikan oleh Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (BRSPDSRW) “Melati” Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada para penyandang Disabilitas di Kota Pekanbaru berupa sembako, pulsa, dan hewan ternak berjenis kambing dengan jumlah total bantuan perorang sebesar Rp2.4 juta.
Hal ini juga dilakukan dalam rangka pemilihan ekonomi nasional di Kota.(ayi)
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…