tempatkan-tim-medis-di-lokasi-banjir
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah daerah di Provinsi Riau diketahui dilanda musibah banjir, termasuk Kota Pekanbaru. Ratusan masyarakat mulai mengungsi dan menempati tenda darurat yang disediakan oleh pemerintah. Atas kondisi itu, Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho meminta agar pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota agar menempatkan tim medis di lokasi banjir.
Sebab, air yang masuk hingga ke rumah-rumah warga menjadi salah satu penyebab banyaknya penyakit. Seperti penyakit kulit, malaria, diare, flu hingga kekhawatiran akan penyebaran Covid-19.
Permintaan itu disampaikan Agung saat rapat bersama Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/WB Brigjen TNI M Syech Ismed dan Walikota Pekanbaru Firdaus di Gedung Perkantoran Wali Kota Tenayan, Jumat (30/4).
Dijelaskan Agung, hasil kunjungan dirinya ke sejumlah lokasi banjir, di dapati bahwa warga mulai mengeluhkan berbagai penyakit. Seperti diare, influenza dan lain sebagainya. Ia takut bila hal itu tidak cepat di tanggapi, maka akan menambah penderitaan warga masyarakat karena sulit untuk berobat karena tidak bisa meninggalkan rumah.
"Kami khawatir bila tidak ada petugas medis yang standby, maka akan menambahkan penderitaan masyarakat. Banjir diketahui tidak hanya terjadi di Pekanbaru saja. Akan tetapi juga terjadi di beberapa wilayah lain. Maka kami minta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus cepat tanggap," ujarnya.
Ia menambahkan, yang paling membuat dirinya khawatir adalah di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19, akan berdampak kepada korban banjir. Sebab, masyarakat yang mengungsi berada dalam satu tenda dan berada di lokasi yang berdekatan. Maka dari itu, keseriusan pemerintah dalam melayani masyarakat harus ditunjukan pada momentum seperti saat ini.
"Jangan sampai ada klaster banjir. Ini yang harus kita waspadai. Harus cepat tanggap pemerintah. Saya yakin, bila ini ditangani serius kita semua dapat keluar dari wabah Covid-19 saat ini," tambahnya.(nda)
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…