selamatkan-umkm-dorong-pemko-jemput-bola
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Adanya keluhan pelaku UMKM Pekanbaru terhadap seretnya penghasilan hariannya, dampak musibah pandemik global virus corona menjadi perhatian khusus Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama ST.
Politisi Gerindra ini pun sebelumnya sudah meresponnya dan berjanji untuk mencarikan solusi bersama Pemerintah Kota Pekanbaru dalam usaha menyelamatkan pelaku UMKM ditengah waspada terhadap covid-19.
"Saya sudah koordinasi dengan Walikota Pekanbaru untuk hal ini," tegas Ginda, Selasa (31/3).
Hasil koordinasi dengan Walikota Pekanbaru, disampaikan Ginda, Pemko saat ini menunggu intruksi tertulis, dan administrasi yang jelas dari pemerintah pusat.
"Kita sangat paham sekali surutnya perekonomian yang berimbas ditengah masyarakat dampak Corona ini," katanya lagi.
Sebagaimana diketahui, kebijakan diam dirumah menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Hal yang paling berdampak terhadap kebijakan itu yakni pelaku usaha UMKM. Tidak hanya itu, dampak lain yakni dari sektor cicilan KPR dan cicilan lainnya juga hingga saat ini masih belum jelas solusi dari pemerintah.
"Sampai hari ini kepala daerah belum menerima intruksi apapun soal menyelamatkan UMKM. Baik dari Kemendagri ataupun intruksi dari Presiden secara tertulis," Kata Ginda menjelaskannya.
Namun demikian, pihaknya akan terus berkoordinasi dan mendorong pemerintah kota untuk segera mendapatkan Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis (Juklak Juknis) secara resmi. Dan diharapkan dalam waktu dekat sudah turun.
"Ketika sudah turun dari pusat, tentu daerah langsung menindaklanjuti intruksi tertulis itu, apakah dalam bentuk SK atau Perwako, sehingga bisa dijadikan rujukan pendistibusiannya nanti," katanya.
Terkait pergeseran anggaran digunakan untuk penanganan dampak Covid-19 dan baru ini intruksi presiden secara tertulis, yang lain belum ada.
"Artinya kebijakan yang dibuat harus ada dasar hukumnya dahulu dan ini merujuk instruksi pusat yang tentu diteruskan daerah," pungkasnya.
Yang pasti secara pribadi, Ginda minta Pemko dapat jemput bola, dan tidak menunggu berbuat untuk rakyat. "Kita tunggu saja realisasi nya," tutupnya.(gus)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…