Categories: Pekanbaru

Pasokan Pangan Dipastikan Tetap Aman Pascabanjir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Banjir yang melanda sejumlah wilayah, baik di dalam maupun luar Kota Pekanbaru membuat stok barang pokok terbatas dan harga naik. Meksipun begitu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam memastikan stok barang keperluan pokok di Kota Pekanbaru masih aman.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru Maisisco, pihaknya memastikan stok pangan di Kota Pekanbaru masih aman, meskipun saat ini ada fluktuasi harga terhadap beberapa komoditas.

Namun, pada umumnya, apa-apa yang menjadi kebutuhan masyarakat masih tersedia dengan baik lantaran ketercukupan pasokan pangan itu bersumber dari dua faktor, yakni produksi lokal maupun didatangkan dari luar Kota Pekanbaru.

”Jadi, memang kita ini kan bukan sentra produksi pertanian. Sehingga sebagian besar pangan kita masih didatangkan dari daerah-daerah lain di luar Pekanbaru. Sementara sisanya dipenuhi oleh pertanian lokal,” jelasnya, Rabu (31/1).

Lanjut Maisisco, untuk hasil produksi lokal persentasenya berkisar 20-25 persen dari total kebutuhan, sedangkan untuk bahan pangan yang didatangkan dari luar daerah, sejauh ini juga pasokannya lancar dan tidak menimbulkan gejolak ketersediaan di Pekanbaru.

Hal ini terjadi lantaran adanya perubahan cuaca secara ekstrem yang membawa dampak signifikan terhadap sektor-sektor produksi, seperti sektor pertanian. Namun, sejauh ini pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pasokan pangan dipasaran sehingga sampai saat ini tidak ada  laporan kelangkaan maupun fluktuasi harga yang cukup tinggi di pasaran.

”Di awal tahun 2024 ini semuanya terpantau stabil. Kalaupun nantinya ada kenaikan harga yang cukup tinggi seperti di tahun 2023 lalu, kami akan langsung berkoordinasi dengan daerah-daerah penghasil agar melakukan kesepakatan sehingga dapat mencegah kenaikan harga pangan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Maisisco pihaknya akan tetap menjalankan program Gerakan Pangan Murah (GPM) guna dapat mengintervensi pasar dengan mendatangkan cabai dari daerah lain sehingga dapat menekan kenaikan harga dari  menekan harga dari petani.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Bau Menyengat Sampah dan Bangkai, Jalan Pelajar Bagan Batu Dikeluhkan Warga

Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…

18 jam ago

Aryaduta Pekanbaru Hadirkan Pengalaman Iftar Khas Arab dengan 101 Menu

Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…

19 jam ago

Dukung Green City, Pemko Pekanbaru Genjot Pembersihan 900 Km Drainase

Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…

19 jam ago

Bupati Rohul Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…

20 jam ago

Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…

21 jam ago

Kasus Penembakan Gajah di Pelalawan Jadi Atensi Khusus Kapolda Riau

Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…

23 jam ago