Pengendara melintasi banjir air pasang keling yang merendam badan Jalan Anggur, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, Kamis (22/8/2024). (SYAHRI RAMLAN/RIAUPOS)
RIAUPOS.CO – Sejumlah daerah di wilayah Kota Dumai sejak dua hari terakhir terendam banjir pasang air laut atau pasang keling. Banjir dari pengaruh pasang air laut tersebut menggenangi sejumlah fasilitas umum seperti jalan.
’’Kalau pagi hari, daerah kami terendam air. Kalau jelang siang, airnya sudah surut. Dan banjir ini berasal dari air laut pasang,’’ kata Susi (50) salah seorang warga Jalan Anggur, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota.
Kendati sedang terendam banjir, aktivitas Susi mengantar anak ke sekolah tetap dilaksanakan.
’’Mengantar anak sekolah tetap walaupun banjir,’’ kata Susi.
Hal senada juga diungkapkan Ridwan (45) warga Jalan Jeruk, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota. ’’Sekarang di Jalan Jeruk Ujung sedang terendam banjir,’’ kata Ridwan seraya menambahkan sebagian warga banyak mencari jalan alternatif guna menghindari genangan air.
Menggunakan jalan alternatif, lanjut Ridwan, memang terasa jauh dari yang dituju. ‘’Tapi yang mau bagaimana lagi. Daripada sepeda motor rusak, kena air asin, kan lebih dihindari. Walaupun jarak tempuh bisa bertambah jauh sedikit,’’ kata Ridwan.
Ridwan berharap, jalan yang sering terendam air dapat segera diperbaiki dan ditinggikan. Sehingga, jalan-jalan tersebut tidak lagi menjadi lokasi langganan banjir.
’’Memang sudah ada yang diperbaiki. Tapi kan masih ada yang belum diperbaiki,’’ kata Ridwan.
Sementara, Kepala Dinas PU Kota Dumai Riau Satrya Alamsyah ST MT ketika menghadiri Focus Group Discussion (FGD) pengendalian banjir menjelaskan, langkah-langkah penanganan banjir sudah dilakukan. Di antaranya melakukan normalisasi sungai, drainase, pembuatan tanggul, pembuatan pintu air.
Pria yang akrab disapa Rio ini menambahkan, merencanakan pembangunan bendung, turap sepanjang 6 KM di Sungai Dumai dan longstorage di beberapa jalan, peningkatkan pompa pengendalian Banjir dan lainnya.
‘’Untuk tahap menengah, kita rencanakan beberapa program di tahun 2025-2029. Kami berharap Kementerian PUPR bisa memberikan perhatian lebih terhadap penanggulangan banjir di Kota Dumai,’’ kata Rio.(lim)
Laporan SYAHRI RAMLAN, Dumai
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…