Categories: Dumai

Sekko Harapkan Masyarakat Jaga Lingkungan

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Bersama unsur forkopimda, Pemerintah Kota Dumai mengikuti rapat virtual bersama seluruh kepala daerah lainnya se-Provinsi Riau, yang dipimpin Gubernur Riau H Edy Natar Nasution.

Dalam arahannya, Gubernur Riau mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi sesuai dengan SK Gubernur Nomor KPTS 7743/XII/2023 Tanggal 22 Desember 2023, selama 40 hari sejak 22 Desember 2023 sampai 31 Januari 2024.

Gubri juga meminta setiap pemerintah daerah untuk terus memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan curah hujan tinggi dan potensi risiko. “Kita harus terus meningkatkan koordinasi dengan TNI-Polri dan seluruh stakeholder terkait dalam upaya penanganan bencana banjir, dan juga selalu memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mengawasi aktivitas anak-anak di lokasi terdampak banjir,” ucapnya kemarin.

Gubri juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Riau untuk melakukan langkah-langkah konkret, guna penanganan kejadian banjir dan gerakan tanah longsor dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Kita juga perlu menyiapkan tempat pengungsian dan evakuasi kelompok rentan serta mendirikan dapur umum dan Posko Pelayanan Kesehatan, dan juga menyiapkan dan mendistribusikan kebutuhan logistik pangan sandang,” sebutnya.

Sementara itu Sekretaris Kota Dumai Indra Gunawan mengatakan, sampai saat ini Kota Dumai sendiri bebas dari banjir, meski sebelumnya sejumlah kawasan permukiman penduduk dan jalan protokoler digenangi banjir akibat tingginya curah hujan.

“Saat ini intensitas hujan di Kota Dumai masih tinggi dan kami sudah mengintruksikan kepada BPBD dan dinas terkait untuk siap siaga dalam menghadapi banjir dan membantu masyarakat kalau memang terjadi banjir serta memantau kondisi cuaca di Kota Dumai,” ujar Sekda.

Dikatakan Indra Gunawan, saat ini Pemko Dumai terus melakukan upaya penanganan banjir, dengan pembangunan dan pembersihan drainase serta mengerahkan alat berat di lokasi rawan banjir dalam upaya menciptakan aliran air agar mengalir.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada akan potensi banjir akibat tingginya curah hujan, dan menjaga lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menyebabkan terjadinya penyumbatan drainase,” imbau Sekko.(mx12/ade)

Laporan RPG, Dumai

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

12 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

15 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

17 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

3 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago