Ilustrasi
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Semua pihak terkait menggelar Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Dumai Selatan, Rabu (4/9).
Sering dengan itu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi Gerakan Pangan Murah sangat antusias menyambutnya. Dalam sekejap, lokasi Gerakan Pangan Murah dipenuhi warga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mukhlis Suzantri yang dihubungi Riau Pos, Rabu (4/9) menjelaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu cara yang efektif untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok
Warga dapat berbelanja untuk memenuhi keperluan sehari-hari dengan harga yang terjangkau. Sehingga terjadi perputaran ekonomi yang dapat meningkatkan roda perekonomian daerah.
Untuk memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat, lanjut Mukhlis, secara berkolaborasi antara Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai, menggelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Dumai Selatan.
”Program ini bertujuan mendorong masyarakat untuk mengonsumsi produk pangan lokal dan mendukung para petani lokal,” kata Mukhlis.
Sementara, di lokasi Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan menyediakan sejumlah komoditas. Seperti beras, minyak goreng, gula, telur, sayuran, buah dan bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih murah. Sehingga masyarakat di Kelurahan Mekarsari dan sekitarnya dapat memperoleh pangan yang lebih mudah dan terjangkau.(sah)
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…
Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…
Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…
BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…