Categories: Dumai

Sebelas Warga Rohingya Diamankan dari Pondok Parit Purba

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Sektor (Polsek) Medang Kampai mengamankan 11 orang warga Rohingya yang terdampar di salah satu pondok parit Purba dan di pinggir jalan lintas Dumai Pakning, Kecamatan Medang Kampai, Selasa (2/1) sekira pukul 21.00 WIB.

Ke 11 orang warga Rohingya itu terdiri dari 7 orang pria dan 4 orang wanita, di mana 1 di antaranya mereka adalah anak yang masih berusia 3 tahun. Masing-masing bernama Muhammad Syaiful (15), Muhammad Faruq (20), Muhammad Jalil (15), Muhammad Roni (19), Muhammad Qorim (22), Muhammad Habiburrahman (15), Muhammad Abbas (28), Habiyahatu (16), Nurqolimah (18), Vendus (16), Hasmabibi (3).

Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan 11 warga Rohingya yang diamankan di dua lokasi di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai tersebut.

“Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan siapa yang membawa mereka dan bagaimana mereka bisa tiba di Kota Dumai ini, namun kami mengalami kendala karena mereka semua tidak bisa berbicara bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia,” ujar AKBP Dhovan, Rabu (3/1).

Dikatakan Kapolres, saat diamankan tidak satupun dari 13 warga Rohingya tersebut memiliki dokumen, baik itu pasport maupun kartu identitas mereka.

Diterangkan Kapolres, diamankannya 11 warga Rohingya ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang menemukan tiga orang warga Rohingnya di pinggir jalan lintas Dumai-Pakning.

Mendapatkan laporan masyarakat, personel Polsek Medang Kampai mendatangi lokasi dan mengamankan ketiganya dan setelah melakukan komunikasi terbatas karena mengalami kendala, tim di lapangan kembali mengamankan delapan warga Rohingya lainnya di salah satu pondok Jalan Parit Purba yang kemudian mereka semua dibawa dan diamankan ke Polsek Medang Kampai, terang Kapolres.

Terkait dari mana datangnya warga Rohingya itu, Kapolres mengaku sampai saat ini belum bisa memastikan dari mana mereka datang dan apakah melalui jalur darat ataupun jalur laut karena keterbatasan bahasa.

“Hari ini 11 orang warga Rohingya yang kami amankan telah kami serahkan ke kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai untuk proses lebih lanjut dan untuk proses penyelidikan akan terus dilaksanakan guna mencari tau dari mana mereka datang dan siapa yang membawa mereka sampai ke Dumai,” pungkas Kapolres.

Sementara itu Kasubsi Keimigrasian, Imigrasi Kelas I B Dumai, Ryan mengatakan, hari ini pihaknya sudah menerima 11 orang warga Rohingya yang diamankan oleh kepolisian pada Selasa (2/1) malam kemarin.

“Saat ini mereka sudah kita amankan di Imigrasi Dumai dan kami akan berkoordinasi dengan UNHCR dan Rudenim Provinsi Riau yang ada di Pekanbaru terkait keberadaan 11 orang warga Rohingya ini,” ujar Ryan.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, diamankannya warga 11 warga Rohingya ini berawal dari ditemukan tiga dari mereka yang sedang meminta makanan di salah satu rumah warga RT 09, Kelurahan Pelintung, diduga kuat tengah kelaparan.

Warga juga menduga pengungsi Rohingya ini diturunkan oleh orang tidak dikenal (OTK) dari salah satu mobil.(mx12/rpg)

Redaksi

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago