Personel Polresta Pekanbaru saat mengecek hewan kurban sapi di salah satu peternakan di Kota Pekanbaru, Senin (20/5/2024). (Humas Polresta Pekanbaru/riau pos )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Polresta Pekanbaru melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengantisipasi lebih awal kestabilan harga bahan pokok menjelang Iduladha 1445 H. Selain turun ke pasar-pasar tradisional, Satgas juga melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban di Kota Pekanbaru.
Ketua Tim Satgas sekaligus Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra menjelaskan, pihaknya ingin memastikan sebelum hewan-hewan dipotong kondisinya aman dan sehat untuk dikonsumsi.
”Kami mengecek beberapa lokasi peternakan sapi di Pekanbaru. Apakah hewan tersebut layak atau tidak untuk dijadikan kurban,” ujar Kompol Bery, Senin (20/5).
Salah satu lokasi peternakan sapi yang ditinjau tim adalah peternakan sapi milik Putri Adika. Peternakan yang terkenal sebagai penyuplai hewan kurban ini berada di Jalan Sialang Bungkuk, Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya.
”Terhadap hewan tersebut kita ingin memastikan telah dilakukan vaksin dan telah dilakukan pengecekan serta pengawasan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Pekanbaru,” kata Bery.
Selain ke peternakan, Tim Satgas Pangan Polresta Pekanbaru juga mendatangi sejumlah pasar tradisional. Hal ini untuk memastikan harga kebutuhan pokok stabil dan ketersediaannya mencukupi.
Gelar Pelatihan Sembelih Halal
Dalam pada itu, Dakwah Sembelih Halal (DSH) Kota Pekanbaru menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban. Organisasi yang dibina anggota DPRD Kota Pekanbaru Fraksi PKS Rois SAg ini memperuntukkan pelatihan ini bagi panitia maupun pengurus masjid menjelang Iduladha 1445 Hijriah ini.
Rois menyebutkan, pelatihan penyembelihan halal ini digelar di Masjid Al-Birru, yang berlokasi di Jalan Suntai 1, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki. Pelatihan ini, kata Rois, digelar untuk memberikan pemahaman agar lebih cermat dalam memilih hewan kurban hingga cara menyembeli hewan kurban yang memenuhi ketentuan.
”Target kami selain cara memilih hewan kurban yang baik, kita ingin meminimalisir adanya insiden-insiden. Karena banyak orang kena tendang, sapi lari, kemudian kesejahteraan hewan tidak tercapai, itu kan tidak bagus,” kata Rois.
DSH Pekanbaru menggelar pelatihan sembelih halal ini secara gratis terbuka untuk umum. Dimulai pada Sabtu (18/5) lalu, pelatihan ini menghadirkan pemateri fiqih kurban Ustadz Dr Mawardi Saleh Lc MA.
”Para peserta nantinya akan dibekali tentang fiqih qurban, kesejahteraan hewan, manajemen qurban hingga praktik sembelih hewan qurban. Insya Allah, kita langsung sembelih sapi,” sebut Rois.
Rois mengatakan, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan penyembelihan hewan sesuai syariat. Di antaranya, juru sembelih dan panitia kurban harus faham tentang perlakuan yang baik terhadap hewan sebelum disembelih.
Salah satu yang juga penting tercapainya kesejahteraan hewan dalam proses penyembelihan. Hal ini harus dipenuhi dan semuanya ada dalam pelatihan tersebut. Termasuk tata caranya sesuai syariat dan sunnah.(end)
Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…
Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…
Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…
Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…
Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…
Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…