Categories: Metropolis

Rekanan Diminta Perbaiki Lubang di Jalan KH Ahmad Dahlan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Amblasnya bagian tengah badan Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi cukup mengkhawatirkan. Sebuah lubang besar menganga di tengah badan jalan.

Hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Pemko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah meminta pihak rekanan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk segera diperbaiki.

Adapun ruas Jalan KH Ahmad Dahlam status kewenangan sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah membenarakan jalan yang amblas tersebut menyebabkan lubang yang cukup lebar dan membahayakan pengendara. Lubang juga dipenuhi air hujan.

”Ini sudah kami sampaikan ke rekanan IPAL. Katanya siang ini (kemarin, red) mereka kerjakan,” ujar Edu panggilan akrab Edward, Rabu (17/4).

Sementara itu, pantauan Riau Pos, Rabu (17/4), lubang di jalan tersebut belum diperbaiki. Lubang besar itu diperkirakan berdiameter tinggi 80 cm panjang 120 cm, dan lebar 50 cm dan dibatasi dengan road barrier.

”Jalan berlubang cukup dalam, aspalnya sudah amblas. Untungnya ditandai supaya tidak membahayakan pengendara yang melintasinya,” ujar Wandi, warga sekitar.

Wandi tidak merinci kapan jalan tersebut amblas. Namun ia memperkirakan sudah berhari-hari kondisinya seperti itu. Awalnya lubang tidak selebar itu.

”Seperti sudah beberapa hari ini berlubang, kemarin kemarin lubangnya tidak selebar itu,” terangnya.

Warga lainnya, Fitri kerusakan ini kerap sudah berlangsung selama berbulan-bulan lamanya sehingga banyak menyebabkan kecelakaan lalulintas yang membuat masyarakat khawatir akan adanya korban jiwa.

Apalagi kawasan ini merupakan kawasan rawan banjir sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan pengendara yang melintas saat malam hari.

”Tadi ada mobil yang datang mau melakukan penimbunan tapi karena hujan nggak jadi,” katanya.

Ia berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan terhadap badan jalan yang rusak dan berlubang itu lantaran terlalu dalam dan dapat membahayakan keselamatan pengendara dan masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hariz salah seorang pengendara motor yang melintas dikawasan itu. Menurutnya keberadaan proyek SPALD-T di kota Pekanbaru bukan melahirkan kawasan yang baik dan bebas dari permasalahan malah menyebabkan kerusakan yang cukup parah dan membahayakan keselamatan pengendara serta masyarakat sekitar.

Belum lagi lubang besar  itu hanya dibatasi dengan pagar pembatas seadanya namun tetap tergenang dengan air, sehingga membuat pengendara tidak mengetahui lubang besar yang ada.

”Bahaya ini kalau dibiarkan begitu saja. Kita mana tahu jalan yang bagus dan aman untuk bisa dilewati kalau pas malam hari. Kalau dilihat ini sudah pernah diperbaiki tapi sepertinya tidak maksimal,” ujarnya.(ilo/ayi/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Sukajadi

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

18 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

19 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

21 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

22 jam ago

Polisi Selidiki Kasus Pria Tewas Terikat di Truk Pengangkut Minyak Goreng

Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…

22 jam ago

Wako Agung Lantik 7 Pejabat, Langsung Minta Kerja Cepat dan Nyata

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…

23 jam ago