Warga sekitar TPU Sukaharjo di Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai menawarkan air berisi bunga kepada peziarah yang lewat, Senin (11/3/2024). (MHD AKHWAN/RIAU POS )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – H-1 Ramadan 1445 H, masyarakat muslim di Kota Pekanbaru tampak masih melakukan ziarah kubur.
Pantauan Riau Pos, Senin (11/3) di TPU Sumber Sari Kecamatan Limapuluh tampak masyarakat dari dalam maupun luar Kota Pekanbaru melakukan ziarah kubur jelang bulan suci Ramadan bersama sanak keluarganya.
Mereka datang bukan hanya sekadar ziarah untuk mendoakan para keluarga yang telah terlebih dahulu meninggal dunia. Namun juga melakukan aksi bersih-bersih dengan membersihkan rumput liar yang tumbuh di dekat makam dan sampah yang berserakan di kawasan TPU Sumber Sari tersebut.
Salah seorang peziarah asal Kota Dumai Zulaikha Astari mengaku sengaja beziarah kubur sehari jelang Ramadan lantaran beru mendapatkan waktu libur dari pekerjaannya.
Ia pun datang bersama keluarga kecilnya, untuk mendoakan para keluarga yang telah lebih dulu meninggal dunia. Tak lupa, Astari, nama sapaanya melakukan pembersihan disekitar kawasan makam sembari menyiramkan air dan bunga ke malam keluarganya.
”Memang baru dapat liburannya sekarang, jadi disempatkan ke makam orang tua untuk ziarah,” katanya.
Sementara itu, salah seorang peziarah, Amir datang bersama anak-anaknya untuk berziarah ke makam keluarganya. Ia membeli beberapa bungkus bunga rampai untuk disiram dan taburkan ke makam orang tua serta kerabatnya.
Amir mengaku, ziarah dan tabur bunga di pemakaman jelang Ramadan sudah menjadi tradisi baginya sekeluarga. Itu sebabnya ia membawa anak-anaknya agar ke depan, anak-anaknya tetap menjaga tradisi ini.
”Alhamdulillah bisa berziarah. Di sini sudah terlihat rapi karena banyak anak-anak yang ikut membersihkan kawasan makam, kami juga terbantu dengan banyaknya penjual bunga rampai jadi datang tinggal beli dan berdoa di kuburan sembari menyiramkan bunga rampai yang sudah disertai air,” katanya.(ayi)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…