Categories: Hukum Kriminal

Ada Kekerasan di Tubuh Korban

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setelah dilakukan otopsi terhadap anak bernama MYA (3) akhirnya jenazah pun dipulangkan. Penyerahan dari RS Bhayangkara Polda Riau ke pihak keluarga dilakukan pada pukul 15.00 WIB.

 

"Tadi (kemarin, red) sudah kami serahkan atau kami pulangkan ke pihak keluarga korban pada pukul 15.00 WIB," sebut Kapolsek Rumbai Iptu Viola Dwi Anggreni pada Riau Pos, Senin (30/3).

Dikatakannya hasil otopsi menunjukkan adanya kekerasan pada tubuh korban. "Kekerasan yang terjadi pada korban adalah akibat kekerasan benda tumpul pada belakang kepala sehingga menimbulkan pendarahan otak," urainya.

Sementara itu, paman tersangka bernama Safrudin mengatakan, bahwa LO dan ibu korban selama ini memiliki hubungan yang cukup harmonis selama membina rumah tangga.

Pun katanya, mereka baru menikah sekitar satu tahun, dan telah dikaruniai seorang anak yang masih berusia 3 bulan. Sementara korban merupakan anak dari ibu korban dengan mantan suaminya yang pertama.

"Setahu saya mereka baik-baik saja dan tidak ada masalah, mereka sudah setahun menikah. Saya gak tahu juga sampai seperti ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, tersangka yang merupakan keponakannya dalam seharinya bekerja sebagai buruh bangunan, dan memiliki pribadi yang baik kepada keluarga.

Diberitakan sebelumnya, insiden memilukan itu dilakukan ayah tirinya LO pada Ahad (29/3) pukul 10.00 WIB. Saat sang ibu belanja ke warung. Dikarenakan sering menangis nyawa MYA pun tak tertolong.

MYA dinyatakan hilang pukul 12.00 WIB. Kemudian sang ibu dan warga melapor ke Polsek Rumbai. Setelah itu, LO mengaku bahwa anaknya dibunuh dan dibuang. Pukul 16.00 WIB dilakukan olah TKP bahwa MYA dibuang di semak belukar.

Akhirnya LO ditahan di Polsek Rumbai. Dia dijerat UU Nomor 35/2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.(ade)

Laporan: SOFIAH (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

4 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

4 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

5 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

5 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

5 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

6 jam ago