Tim Opsnal Polres dan Polsek Siak memasang garis polisi di toko lokasi perampokan di Simpang Suak Rengas, Kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Jumat (20/3/2026). (Istimewa)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, terus dalam pengejaran aparat kepolisian. Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Jumat (20/3/2026) malam.
Korban diketahui bernama Parlindungan Hutagaol (53), pemilik toko parfum, kosmetik, ponsel, sekaligus layanan BRI Link di Simpang Suak Rengas, Kelurahan Sungai Mempura.
Korban mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam saat membuka toko usai waktu berbuka puasa.
Kapolres Siak, Sepuh Ade Irsyam Siregar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan secara intensif guna mengungkap kasus tersebut.
“Identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan, namun kami optimistis dapat segera mengungkapnya,” ujarnya, Ahad (22/3/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan informasi yang berkaitan dengan kejadian melalui Call Center Polri 110.
Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Tidar Laksono, menambahkan bahwa sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, termasuk pakaian korban yang berlumuran darah.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.
“Kami fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku serta mendalami motif di balik aksi kejahatan ini,” jelasnya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh karyawannya, Rahmi (23), yang datang untuk bekerja.
Saat tiba di lokasi, kondisi toko dalam keadaan gelap. Setelah beberapa kali memanggil tanpa respons, Rahmi masuk ke dalam dan mendapati korban telah tergeletak dengan luka parah di bagian kepala dan wajah.
Korban kemudian segera dibawa ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat benda tajam di bagian kepala, kening, pipi, serta tengkuk.
Selain melakukan penganiayaan, pelaku juga membawa kabur uang tunai dari dalam toko dengan perkiraan kerugian mencapai Rp200 juta.
Tim gabungan dari Satreskrim Polres Siak dan Polsek Siak langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam perawatan intensif, sementara pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.(mng)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…