diupah-rp8-juta-pelaku-penyiraman-air-keras-ditembak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru meringkus empat orang yang melakukan penyiraman air keras. Satu dari empat orang pelaku diantaranya ditembak yakni JS. Tiga pelaku lain yang terlibat yakni ED, FR, dan TS.
Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya saat ekspose mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (21/1/2021) malam di Jalan Tamtama, Labuhbaru Timur, Payung Sekaki. Dimana korban wanita IN dan laki-laki HP akan mengantar orderan barang.
"Empat orang itu perannya berbeda. Adapun motifnya lantaran kesal video unjuk rasa pelaku saat di Kampar disebar. Sehingga pelaku melakukan tindakan tersebut," ungkapnya yang didampingi Kasatreskrim Kompol Juper Lumban Toruan dan Kanit Opsnal Iptu M Aprino.
Dirincikannya, JS berperan sebagai eksekutor dengan dibonceng ED. Lalu TSC membonceng FR yang membuntuti korban. Selanjutnya, Satreskrim melakukan rangkaian penyelidikan dan olah tpk serta alat bukti di lapangan. Para pelaku dapat diringkus di kamar hotel pada Selasa (19/1/2021).
"Mereka disuruh RU yang sekarang masih buron. Mereka diupah Rp8 juta per orang," imbuh Iptu Aprino.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…