Categories: Hukum Kriminal

Ditembak Mati, Identitas DPO MIT Poso Belum Dipastikan

PALU (RIAUPOS.CO) – Pihak Kepolisian belum dapat memastikan identitas kedua terduga Daftar Pencarian Orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang tewas dalam kontak tembak dengan satgas Madago Raya pada Ahad (11/7/2021).

Waka Satgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiono, Rabu malam, mengatakan kondisi jenazah yang sudah rusak menyulitkan proses identifikasi yang dilakukan pihak kepolisian.

"Dugaan sementara belum ada karena wajah sudah tidak bisa diketahui, kalau mungkin ada identitas lain mungkin diketahui karena tidak ada identitas lain, selain sidik jari maupun tes DNA sehingga menyusahkan tim Inavis," ungkapnya.

Bronto mengharapkan ada pihak keluarga yang datang ke pihak kepolisian untuk diambil sampel DNA, sehingga ada bukti pembanding dari dua jenazah dan keluarga.

"Paling cepat diketahui enam hari apabila ada sampel DNA dari keluarga teroris tersebut," terangnya

Hingga saat ini, Tim Inavis dan DVI Bidokkes Polda Sulteng masih bekerja untuk membandingkan sampel sidik jari yang telah didapatkan.

Sebelumnya, pada Ahad (11/7) sekitar pukul 03.30 Wita, terjadi kontak senjata antara Satgas Madago Raya dengan DPO MIT Poso yang mengakibatkan dua terduga teroris Poso tewas tertembak.

Baku tembak ini bermula dari adanya informasi satgas intel tentang adanya penampakan lima orang yang diduga teroris Poso. Satgas lantas mengintensifkan pencarian dengan menelusuri jejak yang ada.

Setelah memastikan itu adalah pelaku, tim langsung pengejaran dan penembakan yang membuat dua terduga teroris Poso tewas.

Tidak hanya itu, dari lokasi kejadian, Satgas Madago Raya juga mengamankan barang bukti berupa amunisi, bom lontong, kompas, dan bendera.

"Pelaku lain melarikan diri dari upaya penyergapan. Akan tetapi, terdapat petunjuk adanya ceceran darah yang diduga berasal dari pelaku yang terkena tembakan," Didik Supranoto.

Sumber: Fajar/News/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

20 menit ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

46 menit ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

58 menit ago

Unri Lepas 1.891 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.

1 jam ago

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

11 jam ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

13 jam ago