PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pria berinisial Z alias Feri (47) harus menerima nasib naas karena sepeda motornya dibakar dan kemudian ditahan di jeruji besi Polsek Tampan. Hal ini setelah ia pura-pura menilang pengendara motor dengan mengaku sebagai polisi, namun diketahui korban hingga diamuk massa.
Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan pelaku Z mencoba mengelabui pelajar dengan cara mengaku sebagai polisi.
"Modus pelaku Z menanyakan kelengkapan surat kepada korban M Alfi Reza (13). Karena korban tidak bisa menunjukan surat-surat, sebagai jaminan pelaku meminta Hp Samsung 11 korban," ucapnya.
Rupanya, itu hanyalah akal bulus pelaku. Saat korban hendak memutar balik motor, hal itu juga dilakukan Z. Sehingga, adiknya yang sadar memberi tahu abangnya bahwa ditipu.
"Selanjutnya kejar-kejaran antara korban dan pelaku sampai ke Jalan As Shofa, Payung Sekaki. Massa yang tersulut emosi membakar motor korban. Bangkai motor sudah ada di Polsek," tutupnya.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.