Categories: Hukum Kriminal

Asri Auzar Resmi Dilimpahkan ke Kejari Pekanbaru, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kasus dugaan penggelapan dengan tersangka mantan Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar, resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Selasa (11/11).
Pelimpahan ini menandai masuknya perkara ke tahap II setelah penyidik Polresta Pekanbaru menyerahkan berkas perkara, tersangka, serta barang bukti kepada jaksa penuntut umum.

“Benar, telah dilakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polresta Pekanbaru kepada jaksa penuntut umum. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 372 KUHPidana dan Pasal 385 Ayat (1) KUHPidana atas nama Asri Auzar,” ujar Plt Kasi Intel Kejari Pekanbaru, Adhi Thya Febricar, kemarin.

Usai pelimpahan, jaksa memutuskan menahan Asri Auzar selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas IIA Pekanbaru untuk memperlancar proses penyusunan berkas sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Adhi menjelaskan, perkara ini bermula pada November 2020, ketika tersangka meminjam uang kepada korban, Vincent Limvinci, melalui saksi Zulkarnain, dengan jaminan sertifikat hak milik (SHM) No.1385/1993 atas nama Hajah Fajardah.

Namun, setelah jatuh tempo, pinjaman tidak dikembalikan. Sebagai gantinya, Asri Auzar menjual tanah dan ruko enam pintu senilai Rp5,2 miliar kepada korban. Setelah proses balik nama rampung, tersangka diduga masih memungut uang sewa ruko dari penyewa tanpa sepengetahuan pemilik baru.
“Dalam praktiknya, tersangka mengaku bahwa ruko tersebut masih miliknya dan berhasil mengumpulkan uang sewa sekitar Rp337,5 juta untuk masa sewa 2021–2025,” jelas Adhi.

Sementara itu, Kuasa Hukum Asri Auzar, Supriadi Bone, yang turut mendampingi saat pelimpahan perkara mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan tanpa harus melalui jalur peradilan.

“Kami masih berkoordinasi dengan keluarga dan akan menentukan langkah selanjutnya besok (hari ini, red). Saat ini, kami juga sedang mengajukan penangguhan penahanan,” ujar Supriadi.

Ia berharap, kasus ini bisa segera menemukan titik terang dan menghadirkan keadilan bagi kedua belah pihak.
“Kami berharap permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa harus berlarut ke pengadilan,” tutupnya.

Redaksi

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

8 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

9 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago