diduga-karena-dipecat-pria-ini-pilih-gantung-diri
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pria paruh baya ditemukan tewas tergantung di ventilasi kamar rumahnya di Jalan Cipta karya, Perumahan Griya Cipta, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Selasa (10/3/2020) pukul 16.00 WIB.
Insiden memilukan itu membuat keluarga berduga, terutama sang istri Nurfitria yang menemukan suami tergantung. Sang suami bunuh diri menggunakan kain panjang batik yang terlilit ke leher korban.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan mengatakan, kejadian itu terjadi pada sore hari.
"Saat itu istri korban bersama anak-anaknya sedang berada di kamar belakang rumah. Namun, istri korban heran melihat suaminya yang tak kunjung terlihat sejak siang hari," jelasnya.
Masih kata Juper Lomban, saat makan siang pun sang suami tak ada. Karena tidak melihat korban keluar kamar untuk makan dari siang, istri korban pergi ke kamar depan tempat suaminya berada.
Saat berusaha membuka pintu kamar, ternyata tidak bisa dibuka, seperti ada benda yang menahan di belakang pintu. Lalu istri korban melihat ke arah atas, dirinya kaget karena melihat kain panjang terikat di ventilasi sehingga dia panik.
Sang istri kemudian mencari pertolongan dengan meminta bantuan kepada tetangga sekitar.
"Saat itu tetangga korban datang dan mencoba mendorong pintu. Mereka kaget ketika berhasil masuk, saat itu terlihat korban sudah tergantung di belakang pintu," sebut mantan Kapolsek Rumbai ini.
Dilanjutkan oleh Kapolsek, mereka yang sudah panik langsung lari ke rumah Ketua RT untuk memberitahukan kejadian. Warga sekitar yang sudah ramai berkumpul lalu berusaha memotong kain yang terikat di ventilasi dan berharap masih bisa menyelamatkan korban.
"Setelah masuk ke dalam kamar dan kain dipotong, ternyata korban sudah meninggal dunia," jelasnya.
Kemudian, warga pun menghubungi pihak kepolisian. Tak berselang lama polisi pun datang.
"Menurut keterangan dari istri korban, sang suami sudah dua hari mengurung diri di dalam kamar. Korban sedih karena tidak terima dipecat dari pekerjaan. Dia dituduh mencuri," ujar Kapolsek.
Selanjutnya, korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk divisum. Hingga berita diturunkan polisi masih menunggu hasil visum.
Laporan: S/Eka Gusmadi Putra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…
Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…