Categories: Hukum Kriminal

Minyak Curian PT CPI Dijual ke Perusahaan di Sumut

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pencurian minyak mentah atau illegal tapping milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) kembali diungkap Polda Riau. Kali ini lima pelaku sindikat jaringan antarprovinsi berhasil ditangkap. Menariknya, minyak curian itu ditampung salah satu perusahaan yang berada di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan pencurian minyak mentah PT CPI di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Atas laporan tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga menangkap lima tersangka pada akhir Maret lalu.  "Ada lima tersangka yang berhasil ditangkap," ungkap Sunarto kepada Riau Pos, Selasa (7/4) petang.

Ada pun kelima tersangka itu diamankan di lokasi berbeda dengan berinisial IS alias Irfan (27), RT alias Ridwan (45), M alias Alan (42), ZF alias Zulfa dan JS alias Junjungan. Ditambahkan Sunarto, dalam melancarkan aksinya para tersangka memiliki peran yang berbeda, seperti IS selaku pemilik warung digunakan sebagai kamuflase untuk mengebor dan memasang selang ke pipa jaringan minyak PT CPI.

Kemudian Is juga berperan melakukan pemantauan pergerakan petugas sekuriti PT CPI yang berpatroli mengecek jaringan pipa. Lalu, RT berperan sebagai sopir truk tangki pengangkut minyak mentah hasil curian.

"Pertama yang kami tangkap IS dan RT. Dari mereka kami menyita barang bukti di antaranya selang dan satu unit truk tangki," sebut perwira menengah berpangkat tiga bunga melati itu.

Dari penangkapan kedua tersangka itu, sambung Sunarto, pihaknya berhasil menangkap satu lagi. Yakni M di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Laki-laki berusia 42 tahun berperan sebagai menggali tanah dan memasang selang minyak disalurkan ke truk tangki.

Dikatakan Sunarto, pencurian minyak mentah ini merugikan negara dengan perkiraan Rp2,4 miliar. Para pelaku menjual minyak mentah hasil curian ke perusahaan penampung di kawasan industri Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan, ketiga tersangka M, IS dan RT sudah melancarkan aksinya sejak Januari-Maret 2020. Mereka  beraksi sebanyak tiga kali di lokasi dan menjualnya ke PT FTA yang berada di Kawasan Industri Tanjung Morawa.

"Minyak yang dicuri dijual ke PT FTA, kemudian digunakan sebagai bahan bakar industri aspal/semen cor. Perusahaan tersebut tak hanya menampung dari komplotan ini, diduga juga dari kelompok lainnya," ujar Zain.

Ditambahkan Zain, pihaknya masih melakukan pengembangan atas pengungkapan kasus ini. Termasuk menyelidiki komplotan lainnya. Lalu, pihaknya tengah mengejar dua pelaku lagi yang belum tertangkap, di mana telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sementara itu PT CPI mengapresiasi keberhasilan Polda Riau di bawah kepemimpinan Irjen Agung Setya Imam Effendi.

"Prestasi ini merupakan wujud profesionalisme polisi dalam melindungi aset-aset negara di sektor hulu migas yang termasuk sebagai objek vital nasional," kata Manager Corporate Communication PT CPI Sonitha Poernomo melalui siaran pers yang diterima Riau Pos, Selasa (7/4).(rir/*1)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

15 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago