Categories: Hukum Kriminal

Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu lewat Laut

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Baharkam Polri yang tengah melakukan tugas bawah kendali operasi (BKO) Polda Riau berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu-sabu. Tak main-main, jumlah barang haram yang berhasil diamankan Tim Kapal Anis Kembang 4001 dan Kapal Hayabusa 3008 ini seberat 15 kilogram lebih.

Hal itu terungkap dalam ekspose yang digelar Polda Riau bersama tim BKO Ditpolairud Baharkam Polri, Selasa (5/4). Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen M Yassin Kosasih yang didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, awalnya tim dari kedua kapal BKO Polda Riau yang dikomandoi AKP Mustofa dan Iptu Andi Yasser STrK tersebut mendapatkan informasi akurat dari masyarakat.

"Informasi mengenai akan ada seorang pria membawa barang yang patut dicurigai narkoba (sabu-sabu, red) menggunakan tas gendong pakai kapal roro dari Pulau Rupat menuju Dumai," ucap Brigjen M Yassin Kosasih.

Lebih jauh, informasi yang didapat mengatakan seseorang laki-laki yang membawa kardus, dan tas warna merah hitam, menaiki kapal roro dari Pulau Rupat menuju Dumai membawa barang yang dicurigai sebagai narkoba (sabu-sabu, red). Informasi itu ditindak lanjuti oleh tim dan langsung melakukan penyelidikan.

Benar saja, saat dilakukan pengintaian pada kapal roro yang bersandar di Dumai, ada seorang pria membawa tas gendong dengan ciri-ciri sesuai informasi yang diterima sebelumnya. Setelah diperiksa, pria berinisial AH (35), yang merupakan petani dari Bengkalis itu membawa 15 paket narkotika jenis sabu-sabu. "Di dalam tas ransel tersangka ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 15 kilogram," lanjut Brigjen Yassin.

Selain pengungkapan 15 kilogram sabu, tim gabungan juga berhasil menangkap dua orang kurir narkoba dengan inisial MS (32) dan HR (38), pada Sabtu (2/4) lalu di Pelabuhan TPI Dumai dengan barang bukti 30,56 gram narkotika jenis sabu. Atas perbuatan itu, tersangka AH dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 8 tahun dan paling lama 20 tahun.

Di hadapan awak media, Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal mengatakan bahwa dalam kurun waktu 3 bulan dirinya diamanahkan menjadi Kapolda Riau, sudah 6-7 kali merilis tentang pengungkapan narkoba terkhusus sabu. Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada petugas BKO Korpolairud atas pengungkapan kasus narkoba di wilayahnya.

"Ini menunjukkan komitmen negara terkhusus Polda Riau memberantas peredaran narkoba, bekerja sama dengan seluruh stakeholder, bahwa semua mesin-mesin Polri dibantu dengan BNN dan stakeholder lainnya bekerja sama agar barang ini tidak masuk," ujar Iqbal.(nda)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

9 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago