Kasi Humas Polres Kuansing Iptu Aman Sembiring memperlihatkan barang bukti pisau yang digunakan tersangka EA (kiri) untuk menghabisi istrinya Juniwarti. (Desriandi Candra/Riaupos.co)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Polres Kuansing masih menunggu hasil observasi kejiwaan EA, tersangka pembunuhan istrinya, Juniwarti (51), sebelum melakukan rekonstruksi kasus.
EA ditangkap setelah membunuh Juniwarti, seorang guru sekaligus Wakil Kepala SMPN 4 Kuantan Tengah, pada 24 Februari 2025 di rumah mereka di Jalan Cempedak, Perumahan Hijau Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah.
Kapolres Kuansing, AKBP Angga Febrian Herlambang, SIK, SH, mengungkapkan bahwa tersangka sempat mengamuk dan membuat keributan di sel, sehingga pihak kepolisian membawanya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru, untuk observasi selama 14 hari.
“Kami tidak bisa menduga-duga kondisi kejiwaannya. Karena itu, observasi ini penting untuk memastikan keadaannya, mengingat kasus ini merupakan pembunuhan sadis,” ujar Angga, Rabu (5/3/2025) di Teluk Kuantan.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa EA benar-benar mengalami gangguan jiwa, maka akan ada pertimbangan hukum lebih lanjut. Namun, Angga menegaskan bahwa keputusan harus berdasarkan bukti medis yang valid.
“Kalau EA mengalami gangguan jiwa total, tidak mungkin dia bisa bekerja sebagai PNS, mengenal orang, atau bahkan melarikan diri dengan sepeda motor. Bisa saja dia mengalami halusinasi sesaat, tetapi itu yang perlu dibuktikan secara medis. Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini,” tambahnya.
Hingga kini, Polres Kuansing masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.(dac)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…