Categories: Hukum Kriminal

Bermodal WiFi Gratis, Pria Beristri Cabuli Anak Tetangga

BATAM (RIAUPOS.CO) – JS, pria berusia 33 tahun harus berurusan dengan hukum. Warga Batuaji ini diadukan oleh isterinya sendiri ke Polsek Batuaji.

Sebab, ia tega mencabuli gadis 11 tahun yang tak lain adalah anak tetangganya sendiri.
JS sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Batuaji sejak awal Februari lalu dan dijerat Undang-undang Perlindungan Anak.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Theo, menuturkan, aksi pencabulan ini terjadi pada akhir Januari lalu.

Saat itu, JS memanfaatkan kedatangan korban ke rumahnya untuk memakai WiFi gratis seusai pulang sekolah.

Pelaku dengan berbagai cara akhirnya mencabuli korban di ruang tamu rumahnya. Aksinya ini tergolong nekat, sebab dilakukan di hadapan anak gadis kandungnya yang masih seusia dengan korban.

“Korban ini datang ke rumah pelaku karena pelaku punya anak gadis seusianya juga. Korban menumpang WiFi untuk main smartphone-nya. Entah bagaimana cara pelaku mencabuli korban di depan anak gadisnya sendiri,” ujar Theo.

Aksi tak senonoh pelaku ini terkuak pada keesokan harinya saat korban pulang dari sekolah berjumpa dengan istri pelaku.

Karena sudah memiliki hubungan dekat selama ini, korban lantas menceritakan kejadian itu kepada istri pelaku.

Mendengar itu, istri pelaku naik pitam, apalagi kejadian itu dilakukan di depan anak gadisnya juga.

“Orangtua korban juga tak terima, sehingga dilaporkan ke sini dan pelaku kami aman-kan,” ujar Theo.

Saat diinterogasi polisi, JS mengelak disebut sebagai pelaku pencabulan. Menurutnya, dia hanya memijat-mijat paha korban sehingga tak sengaja tangannya memegang area sensitif korban.

Namun demikian, polisi tak begitu saja percaya. Sebab dari pe-ngakuan korban, pelaku sempat menempelkan alat vitalnya pada korban.

 

Sumber: Batampos.co.id

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

4 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

5 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

5 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

5 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

6 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

6 jam ago