Categories: Hukum Kriminal

Penjaga Sekolah Dianiaya OTK yang Membawa Senpi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Saat melakukan jaga malam di SMK Taruna, Jalan Rajawali, Tampan,  Pekanbaru, pada Kamis (3/9) pukul 02.15 WIB dini hari, tiba-tiba petugas keamanan mendengar  pintu gerbang yang terbuka. Mendapati itu, petugas keamanan yang bernama Sukamto (40) pun beranjak dari duduknya.

Seketika itu, melihat satu orang tak dikenal (OTK) membuka pagar dan langsung dikejarnya. Rupanya, pria tersebut tak sendirian melainkan bersama dua temannya.

Akibatnya, penjaga keamanan pun diteriaki untuk tiarap dan tidak boleh bergerak. Nahasnya, kepalanya dibentur ke lantai. Kemudian, kedua tangan diikat ke belakang. Begitu juga dengan kaki. Sementara matanya turut serta ditutup dengan kaos berwarna dongker.

Kapolres Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita pun membenarkan kejadian tersebut.

"Berdasar laporan, korban penjaga keamanan sekolah itu sempat ditodong dengan senjata api (senpi) sebelum kepalanya dibenturkan ke lantai dan diikat dengan tali plastik," jelasnya.

Setelah dianiaya, para pelaku itu melihat isi dompet korban mencari yang dapat diambil. "Mendapati hal itu, para pelaku merampas HP milik korban dan membawa kamera pengintai atau CCTv. Kemungkinan untuk menghilangkan jejak. Hingga kini masih tahap penyelidikan," ungkapnya.

Akibatnya, korban pun hanya dapat merayap untuk meminta pertolongan. Dikatakannya kepada penyidik, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian, tepatnya sesampai di mess, korban ditolong oleh Zulbahri. 

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

6 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

7 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

7 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

7 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

7 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

8 jam ago