Categories: Hiburan

Angga Yunanda Baru Tahu CCTV Ternyata Tidak Aman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kamera pengintai CCTV banyak digunakan oleh orang untuk tujuan keamanan dan kenyamanan supaya rumah atau tempat lainnya bisa terawasi dan terhindar dari tindakan pencurian orang tak bertanggung jawab. Tapi ternyata CCTV tidak aman karena dapat dibobol dan aktivitas yang terekam di dalamnya dapat dengan mudah diketahui oleh orang lain.

Hal itu baru diketahui Angga Yunanda setelah memerankan karakter Ucup yang mendapat julukan ‘The Hacker’ dalam film Mencuri Raden Saleh. Menurutnya, dia kaget tak kepalang setelah mengetahui CCTV ternyata berbahaya karena yang terekam di dalam kamera dapat diketahui orang lain.

Gue nggak pernah terbayang bahwa ini ternyata sangat berbahaya sekali dunia internet. Gue diperlihatkan kayak salah satu tempat di internet yang bisa mengakses CCTV manapun. Bisa lo bayangin lo merasa CCTV mungkin tempat paling aman justru malah di-hack,” kata Angga Yunanda di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Jumat (15/7/2022).

“Orang luar bisa mengintai lo dengan nyaman dan lo nggak sadar. Itu bikin gue kayak, ‘wah sampai segininya ternyata.’ Ketakutan terhadap teknologi mungkin cuma dikuasai sebagian kecil dan bisa disalahgunakan dengan gampang. Gue melihat ini cukup berbahaya,” imbuhnya.

Angga Yunanda menyatakan, teknologi dan internet ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menawarkan kemanfaatan dan kemudahan bagi banyak orang, tapi juga banyak hal negatif yang timbul dari perkembangan teknologi.

“Tinggal gimana cara kita menyikapinya. Jadi menurut gue penting untuk kita pelajari karena jadinya kita bisa membentengi diri kita sendiri juga, aware sama teknologi, tapi harus digunakan sebijak mungkin,” jelasnya.

Angga Yunanda mengakui dirinya belajar tentang dunia hacking dari nol setelah ditawarkan memerankan karakter Ucup dalam film garapan rumah produksi Visinema Pictures. Ada orang yang mengajari tentang seluk-beluk dunia hacker selain mantan kekasih Syifa Hadju itu juga belajar secara otodidak.

“Selama ini jauh banget sama komputer, menyelaminya tuh susah banget. Soalnya biasanya cuma main komputer, ya sudah MS word saja, mentok. Tiba-tiba harus tahu coding, hacking gimana, menyelami deep web, dark web, wah itu mind-blowing banget,” tutur Angga Yunanda.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

1 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

1 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago