Categories: Hiburan

Orangtua: Berat Ditinggal Hanna Kirana

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Terkait sakit yang dialami Hanna Kirana sebelum meninggal, pemain sinetron Suara Hati Istri: Zahra itu tidak mau terlalu banyak bercerita kepada orangtuanya.Hanna Kirana juga selama ini memang tidak terlalu mengumbar kesedihan kepada orangtuanya.
“Kalau ke kita tidak pernah bilang kalau dia sakit. Saya pun tahu dari teman mainnya di sinetron saat terakhir kali syuting itu. Dia bilang Hanna sempat mengeluh ke saya, dadanya berdebar, tangannya gemetaran. Saya kaget,” kata  ibunda Hanna Kirana, Erlina Oktarini
saat ditemui di bilangan Ciawi Bogor Jawa Barat, Rabu (3/11).
Orang tua Hanna baru tahu anaknya mengalami sakit serius setelah melihat tangannya membiru, batuk, dan suhu tubuhnya cukup tinggi. Keluarga pun melarikannya ke RS PMI Bogor untuk mendapat penanganan medis.
“Pas dia biru-biru, kejang gitu, dia sempat meluk saya. Dipegang muka saya sambil bilang ‘Mama yang kuat ya’, itu aja sih,” ungkapnya.
Erlina mengakui kehilangan putri semata wayang yang masih sangat muda, membuat dirinya sangat sedih. Namun dia sadar semua orang akan meninggal pada waktu dan garis takdir hidupnya masing-masing.
“Yang namanya ditinggal sama anak yang disayang ya, berat banget pasti. Tapi mau gimana lagi, kita harus ikhlas,” tuturnya.
Seperti diketahui, Hanna Kirana meninggal dunia tadi malam Selasa (2/11/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Ia menghembuskan napas terakhir di RS PMI Bogor di usia 18 tahun akibat mengalami flek pada bagian paru-paru dan gagal jantung.
Jenazahnya pun dibaringkan ke dalam peristirahatan terakhir tadi pagi di bilangan Ciawi Bogor Jawa Barat.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

6 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

8 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

19 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

23 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago