Categories: Gaya Hidup

Kurangi 3500 Kalori Bisa Turunkan 0,5 Kg Lemak Tiap Pekan

RIAUPOS.CO – Untuk menurunkan berat badan kuncinya hanya tinggal mengurangi asupan dan jumlah kalori yang dikonsumsi tiap hari. Batasan kalori ideal seseorang setiap hari adalah maksimal 2000 kkal. Maka jika lebih dari itu, akan berdampak pada obesitas.

Dilansir dari Live Strong, Senin (25/11), statistik terbaru dalam penelitian, setengah kilogram atau 0,5 kilogram lemak tubuh sama dengan sekitar 3.500 kalori. Dengan kata lain, jika ingin menurunkan 0,5 kilogram lemak setiap minggu, maka cukup membakar 3.500 kalori. Caranya harus disiplin olahraga dan atur makanan untuk menghilangkan sekitar 500 (500 x 7 hari) kalori. Sederhana bukan?

Menurut sebuah artikel dalam Journal of Academy of Nutrition and Dietetics edisi Juli 2014, mengungkapkan  3.500 kalori sama dengan 0,5 kilogram lemak pertama kali berasal pada tahun 1958, ketika seorang dokter bernama Max Wishnofsky.

Saat itu, para partisipan dapat menurunkan 0,5 kilogram lemak penuh dengan mengurangi 3.500 kalori. Untuk mengkonfirmasi hal ini, Wishnofsky mempelajari isi 0,5 kilogram jaringan adiposa manusia (lemak) dan menemukan bahwa setiap gram jaringan tersebut terdiri dari 87 persen lemak. Sedangkan sisanya adalah air dan padatan non-lemak lainnya.

Karena setiap gram jaringan yang memiliki 9,5 kkal dan 0,5 kilogram sama dengan 454 gram, maka didapatkan bahwa lemak murni dalam 0,5 kilogram sama dengan sekitar 3.500 kalori.

Meskipun perhitungannya masuk akal di atas kertas, Wishnofsky dianggap gagal untuk memperhitungkan beberapa hal. Sebab, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrients edisi Desember 2018, orang-orang di fase awal diet tidak hanya kehilangan lemak tetapi cairan tubuh seperti air dan otot juga.

“Pertama, kehilangan berat badan tidak selalu berarti kehilangan lemak,” jelas Tom Rifai, MD, asisten profesor klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Wayne.

“Khususnya, ketika Anda memotong karbohidrat, fase awal penurunan berat badan berarti kehilangan banyak berat air,” tambahnya.

Tetapi orang-orang cenderung menurunkan berat badan pada tingkat yang berbeda, tergantung beberapa faktor. Seperti jenis kelamin, komposisi massa tubuh awal dan jenis kalori yang mereka konsumsi.

Lalu, benarkah aturan 3.500 bisa menurunkan berat badan?

Secara keseluruhan, aturan 3.500 tidak sempurna. Tapi untungnya, itu masih pedoman yang layak untuk diikuti bagi orang yang ingin menurunkan berat badan.

“Memang benar bahwa jika Anda memotong 3500 kalori dari diet harian, Anda akan kehilangan berat badan,” kata dr. Rifai.

Tetapi ingat, berat yang hilang di sini adalah hanya sebagian lemak. Jadi kehilangan 0,5 kilogram berat badan dan kehilangan 0,5 kilogram lemak adalah dua hal yang berbeda.

Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

11 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago