Categories: Gaya Hidup

Cerita Perjalanan Makin Berkesan

(RIAUPOS.CO) – Berawal dari keterbatasan di masa kuliah dulu, berakhir menjadi sebuah hobi dan gaya hidup (life style). Itulah yang dialami Clement Ananto dan Yuki Lusiana Eka. Keinginan untuk berjelajah dan berwisata kala itu, belum disupport dengan uang saku dan akses anak kuliah yang serba terbatas. Alhasil, pasangan suami istri ini pun memutuskan untuk naik motor dan melakukan road trip demi sampai ke destinasi wisata.

Keraguan sempat menghinggap kala memikirkan perjalanan ratusan kilometer dengan sepeda motor. Namun, rasa penasaran mengalahkan itu. Hingga kini, keduanya pun terbiasa melakukan touring ke berbagai tempat dengan menunggangi kuda besi kesayangannya.

‘’Mulai touringnya sejak 2012. Karena kebetulan kita kuliahnya jurusan pariwisata. Jadi, kita sering dapat tugas untuk mencari tahu dan mengenal tempat-tempat wisata yang ada di Riau. Karena harus buat laporan dan wajib kunjungan ke tempat wisata,  akhirnya mau nggak mau kita memutuskan untuk tetap berangkat tapi naik motor. Sampai akhirnya jadi terbiasa dan keterusan jalan-jalan naik motornya,’’ kenang Yuki.

Berbeda dengan road trip menggunakan mobil, menurut Yuki, motoran (riding) terasa lebih menyenangkan. Banyak pengalaman yang ia dapat selama melintasi berbagai daerah dengan motor bersama sang suami. Foto-foto perjalannya menjadi memori yang takkan mereka lupakan. Suka duka diperjalanan membuat mereka menjadi semakin menghargai momen dan proses touring tersebut. Perjalan dengan motor itu sekaligus menjadi quality time mereka berdua.

 ‘’Ada kepuasan tersendiri yang didapatkan kalau kita bisa mencapai suatu tempat yang nggak semuanya bisa dikunjungi kalau kita menggunakan mobil,’’ ujarnya yang juga aktiv membagikan foto dan konten perjalanannya di akun Instagram @clementmoto16 ini.

Selain sudah ngaspal ke berbagai destinasi wisata di Riau, pasangan ini juga baru saja menyelesaikan perjalanan yang cukup panjang. Juni 2021 lalu, keduanya touring 8 hari 7 malam explore Sumatera Barat. Disambung dengan riding ke Lipat Kain dan main di Air Terjun Batu Dinding sepekan setelahnya.Soal malas dan panas-panasan, menurutnya adalah risiko. Yang terpenting, semua dilakukan didasari dengan hati. ‘’Maka yang awalnya terasa berat dan malaspun akhirnya terasa ringan dengan sendirinya,’’ sambung wanita humble ini.

Urusan tunggangan, mereka menggunakan motor berbody gagah dengan desain classic. Motor jenis ini memang terbilang nyaman dan cocok dipakai untuk perjalanan panjang.

Nah, untuk kamu yang masih ragu untuk melakukan road trip dengan motor, menurut Yuki dan Clement, kamu bisa memulainya dari destinasi terdekat dulu. ‘’Mulai aja dulu dari destinasi wisata yang dekat, yang bisa pergi pagi dan pulang sorenya. Setelah semuanya dirasa lebih siap, boleh touring lebih jauh seperti antar provinsi biar bisa nambah pengalaman motorannya lebih banyak lagi,’’ pesannya yang sehari-hari berwirausaha ini.

Road trip ala Yuki dan Clement ini juga layak menjadi pilihan cara liburan di masa pandemi. Namun, tetap harus hati-hati dan utamakan keselamatan dan protokol kesehatan. Baik menuju tujuan hingga perjalanan pulang. Oke?***

Laporan: SITI AZURA
Foto: KOLEKSI PRIBADI

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dies Natalis ke-4 Universitas Awal Bros Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Universitas Awal Bros rayakan Dies Natalis ke-4 secara hybrid. Berbagai kegiatan digelar hingga pemberian penghargaan…

3 jam ago

Pekanbaru Teken MoU PSEL, Sampah Disulap Jadi Energi Listrik

Pekanbaru teken MoU PSEL untuk olah sampah jadi energi listrik. Proyek ini ditargetkan kurangi beban…

3 jam ago

Buron Usai Jambret Santunan Ramadan Anak Yatim, Pelaku Diciduk di Sumbar

Pelaku jambret uang santunan anak yatim di Pekanbaru ditangkap di Sumbar setelah buron dua pekan.…

6 jam ago

Polisi Ungkap Penimbunan BBM Subsidi, Solar 3.200 Liter Disita

Polisi di Riau menangkap dua pelaku penimbunan BBM subsidi. Ribuan liter solar dan pertalite diamankan,…

7 jam ago

Jadi Aset Pemko, Rusunawa Rumbai Siap Ditata Total

Pemko Pekanbaru mulai membenahi Rusunawa Yos Sudarso. Wako soroti kondisi kumuh dan siap beri keringanan…

7 jam ago

Tarif Parkir Kuliner Cut Nyak Dhien Disorot, Pengunjung Dipatok Rp5.000

Pengunjung kuliner malam Cut Nyak Dhien mengeluhkan tarif parkir hingga Rp5.000. Dishub Pekanbaru janji segera…

7 jam ago