Categories: Gaya Hidup

Hati-hati Pakai Busi Racing untuk Mobil yang Dipakai Harian

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bukan hanya pada sepeda motor, fenomena meningkatkan kemampuan mobil dengan cara yang tidak disarankan pabrikan saat ini masih saja dilakukan oleh banyak pemilik mobil. Kebanyakan mereka hanya memiliki kendaraan standar tapi ingin memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Berbagai cara dilakukan, dan salah satunya adalah mengaplikasi busi racing untuk penggunaan harian. Benarkah busi racing mampu mendongkrak kemampuan mobil? Apakah ini Anda lakukan?

Memang, anggapan busi racing mampu mendongkrak tenaga memang tidak sepenuhnya salah. Akan tetapi bila diaplikasi pada mesin mobil standar yang dipakai harian maka yang bisa terjadi justru merugikan.

Waduh, kenapa bisa merugikan? Ya, karena busi racing seharusnya hanya digunakan pada lintasan balap. Busi balap sudah didesain khusus untuk aplikasi mesin berkompresi tinggi.

Busi racing didesain untuk mesin yang berjalan pada kecepatan yang jauh lebih tinggi daripada mobil standar. Bahkan kompresi juga tidak sama dengan suhu, getaran, dan pembakaran yang melampaui kondisi di dalam mesin mobil standar atau mobil yang biasa digunakan sehari-hari.

Karena itulah, memakai busi balap atau racing untuk mobil harian bukan ide yang cemerlang untuk meningkatkan kemampuan mobil. Secara karakteristik, busi balap sendiri peruntukannya untuk kondisi ekstrim.

Bila Anda mengaplikasikannya pada mesin mobil standar, efeknya akan tidak beda dengan sepeda motor yang memakai busi racing. Dampak merugikan akan terasa, mulai dari terjadinya deposit karbon yang berlebih sampai misfiring. Wau hasil akhirnya sudah pasti akan merogoh kocek untuk perbaikan, bisa boncos. Mau coba?

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Semarak Dies Natalis ke-4, UHTP Gelar Fun Walk di Pekanbaru

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…

14 jam ago

Pemkab Rohul Mulai Reaktivasi 50.681 Peserta PBI JKN yang Dinonaktifkan

Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…

15 jam ago

Jembatan Gantung Tanjung Betung Direnovasi, Mobilitas Warga Makin Lancar

Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…

16 jam ago

PBBDD Kumpulkan 1.899 Kantong Darah, Lampaui Target Jelang Ramadan

PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…

16 jam ago

Insiden Turis Berbikini, Tokoh Adat Minta Konsep Pariwisata Kampar Diperjelas

Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…

16 jam ago

Satgas Kabel FO Dibentuk, DPRD Pekanbaru Tunggu Aksi Nyata

Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…

17 jam ago