Categories: Gaya Hidup

Berselancar di Daratan dengan Papan Beroda

Skateboarding merupakan olahraga yang terinspirasi dari olahraga surfing atau selancar. Bermula pada tahun 50an, para surfer (peselancar) di California merasa tak puas hanya bisa berselancar di ombak laut saja. Mereka juga ingin bisa menyalurkan hobi berselancar mereka di daratan. Setelah itu, munculah ide membuat papan selancar darat yang kini dikenal dengan nama skateboard.

(RIAUPOS.CO) – Meski terbilang ekstrim, nyatanya penggemar olahraga ini cukup banyak. Terlebih dari kalangan anak muda di berbagai belahan dunia. Termasuk anak muda di Pekanbaru, Riau. Bermain skateboard bukanlah hal yang asing di Kota Bertuah. Di pusat-pusat olahraga outdoor, acap kali ditemui sekumpulan anak muda yang tengah berlatih menakhlukkan papan beroda tersebut.

Salah satu dari mereka adalah Andrio Husein. Ketua Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Kota Pekanbaru. Sejak 13 tahun lalu ia sudah menaruh hati dengan olahraga satu ini. "Aku tertarik dengan dunia skateboard dari tahun 2008, pas masih SMA. Karena menurutku, skateboard bukan olahraga pasaran. Selain itu, aku juga lebih suka olahraga yang extreme," ujarnya yang juga pernah menjadi Ketua Pku Skateboarding ini.

Menurutnya, waktu itu skateboard masih kurang diminati. All item skate pun masih terbatas di Pekanbaru. Namun, meski begitu, tak menyurutkan langkahnya untuk tetap berlatih olahraga stau ini. Ia mengaku belajar secara otodidak. Hingga akhirnya bisa menakhlukkan berbagai rintangan dan beraksi dengan akur bersama skateboard kesayangannya.

Untuk bisa melayang dengan sempurna, meluncur dengan mulus dan melakukan atraksi memukau tersebut, dikatakannya bukanlah yang bisa dilakukan dalam waktu cepat. Perlu waktu dan proses panjang. Karena itu, kesabaran dan keseriusan menjadi modal agar bisa berhasil dalam olahraga ini.

Adapun teknik dasar yang wajib dikuasai ialah teknik keseimbangan dan teknik untuk membuat papan melayang di udara dengan sempurna. Teknik keseimbangan itu juga dikenal dengan teknik tictac dan ollie. Untuk bisa menguasainya, disarankan bergabung atau belajar langsung dari para ahli. Karena kalau tak hati-hati, risiko cidera siap menanti.

Kini, menurutnya perkembangan skateboard di Pekanbaru sangat pesat. Terbukti dengan banyaknya masyarakat dari yang kecil hingga dewasa yang bersama-sama menekuni olahraga ini. ‘‘Perkembangannya sangat pesat. Apalagi komunitas skate anggotanya paling ramai dari semua komunitas yang ada di Pekanbaru," terangnya yang pernah mengikuti lomba skateboard level nasional ini.

Tercatat ada sekitar 160 anggota komunitas skateboard yang aktiv di Pekanbaru. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah. Terlebih kini banyak orang yang mencari aktivitas olahraga dan aktivitas outdoor demi membunuh kejenuhan di masa pandemi.

Untuk kamu yang lagi mencari hobi dan kegiatan baru di masa pandemi, nggak ada salahnya nyobain olahraga satu ini. Selain mengisi waktu dengan hal positif, kamu juga bisa nambah teman dan melatih tubuh menjadi lebih fleksibel. "Yang mau bergabung, welcome to homies. Buat yang udah skating, keep skating. Terus hargai proses. Karena pro nggak langsung jadi. Pro juga perlu proses," pesannya.***

Laporan: SITI AZURA
Foto: KOLEKSI PRIBADI

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

4 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

5 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

5 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

5 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

6 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

6 jam ago