Categories: Gaya Hidup

Jelajah Alam Liar, Biker Harus Perhatikan Aspek Ini

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Buat penyuka petualangan, jelajah alam liar atau terabasan menggunakan sepeda motor menjadi hal yang sangat menyenangkan. Buat para penghobi, terabasan kerap dijadikan kegiatan rutin untuk bersilaturahmi antarsesama biker dan tentunya melepas stres.

Namun, agar hobi terabasan dapat dijalani dengan maksimal, penting melakukan persiapan sebelumnya karena membutuhkan fisik yang lebih kuat dan memahami dengan baik rutenya. Untuk itu, Yamaha Riding Academy (YRA) memberikan sejumlah panduan bagi yang gemar terabasan dalam mempersiapkan diri dan motornya sebelum terabasan.

Hal ini pun telah diterapkan untuk aktivitas YRA Offroad bersama instruktur profesional dan konsumen yang menggunakan WR 155 R. Selain itu, tim YRA juga mengedukasi mengenai panduan teknik riding WR 155 R yang tepat bagi konsumen.

Pertama untuk rider itu sendiri. Siapkan fisik dengan baik, dengan cukup istirahat sebelum terabasan, karena melewati jalur terabas cukup menguras tenaga. Siapkan safety gear lengkap khusus untuk medan off road, karena saat terabasan berpotensi cukup besar untuk terjatuh.

Bekal seperti minuman atau makanan ringan jangan ketinggalan. Ini penting manakala ingin istirahat mendadak dan jarang tersedia tempat makan di jalur yang dilalui.

Selain itu, lakukan terabasan bersama teman, jika ada jalur yang sulit dan terjadi kecelakaan ada yang dapat menolong dan kenali jalur terabas dengan cara melakukan aktivitas ini bersama teman yang sudah sering melewati trek tersebut.

Setelah rider oke, tunggangan juga harus dipersiapkan dengan matang. Pastikan kondisi ban dalam keadaan baik (kembangan dan tekanan ban). Pastikan jarak bebas rantai sesuai buku petunjuk atau manual sepeda motor.

Buat berkendara malam hari, pastikan juga electrical dalam kondisi baik, terutama lampu utama, mengantisipasi sampai kondisi malam. Yang juga penting selain mesin adalah rem. Pastikan rem bekerja baik.

Rider oke, tunggangan oke, lanjut siapkan peralatan pendukung seperti alat komunikasi handphone ataupun Handy Talky (HT) dalam kondisi baik dengan kondisi battery dalam keadaan full sebelum terabasan.

Toolkit set untuk sepeda motor, yang diperlukan untuk memperbaiki sepeda motor jika terjadi kerusakan juga wajib dibawa. Sementara untuk dokumentasi, cukup bawa kamera ponsel, kamera kecil atau kamera aksi saja, jangan yang besar-besar dan berat.

Dengan persiapan yang baik sebelum terabasan, diharapkan konsumen kian menikmati berpetualang di jalur terabas. Persiapan yang baik dan menguasai teknik berkendara yang tepat dibutuhkan guna mendukung aksi berkendara yang optimal di trek offroad.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sambut Ramadan 1447 H, Potang Bolimau Digelar di Pasirpengaraian

Bupati Rohul ajak masyarakat hadiri potang bolimau di Waterfront City Pasirpengaraian sambut Ramadan 1447 H.

11 jam ago

IAGI, IATMI dan SLB Indonesia Gagas Petrel Hackathon 2026 di UIR

IAGI, IATMI dan SLB Indonesia gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 di UIR untuk dorong talenta…

12 jam ago

Waterbarrier Digeser, Pengendara Tetap Terobos Jembatan Sinambek

Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.

1 hari ago

Jelang Imlek 2026, Lalu Lintas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak 35 Persen

Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…

1 hari ago

Jawab Tantangan Iklim Tropis, RS Awal Bros Hadirkan Solusi Kesehatan Rambut

RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…

1 hari ago

Ramp Check Gabungan di Siak, Pastikan Bus dan Angkutan Barang Laik Jalan

Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…

1 hari ago