Categories: Gaya Hidup

Kok Bisa, Tas Branded Justru Laris Manis Selama Pandemi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Minat masyarakat untuk berbelanja barang fashion branded justru meningkat selama pandemi Covid-19. Bukan lagi perhiasan, tas branded kini menjadi salah satu investasi yang bernilai.

Menurut Founder sekaligus CEO Gee Luxury, Geovanny Marta, selama pandemi ini transaksi jual dan beli barang branded meningkat. Label yang paling diminati yakni Jacquemus, Chanel, Louis Vuitton, Balenciaga, Gucci, Dior, Hermès, dan masih banyak lagi. Mencakup tas, sepatu, baju, hingga aksesori. Barang preloved branded atau second hand juga laris.

“Terjadi peningkatan transaksi jual dan konsinyasi selama pandemi,” katanya kepada wartawan secara daring baru-baru ini.

Saat ini, menurutnya industri fashion telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Fashion pun tidak hanya sebagai kebutuhan dasar saja, tetapi sudah menjadi gaya hidup untuk menunjang penampilan seseorang.

Menurut Geovanny, sebagian orang lebih menyukai produk fashion dari brand ternama karena kerap dianggap modis, trendi, dan berkelas. Dengan desainnya yang sedemikian rupa, seseorang bisa tampil stylish dan elegan sehingga menjadi lebih percaya diri.

Dia menambahkan setiap fashion brand ternama memiliki desainer profesional dan kompeten dalam memilih jenis bahan yang digunakan untuk produk mereka. Produk-produknya terbuat dari bahan berkualitas tinggi dan sangat tahan lama.

“Tidak dapat disangkal bahwa banyak orang memakai produk fashion dari brand ternama untuk menampilkan kesan berkelas dan glamor. Produk dari fashion brand ternama juga tidak selalu diproduksi dalam jumlah besar sehingga sangat cocok bagi orang-orang yang ingin tampil eksklusif dan beda dari yang lain,” jelasnya.

Akan tetapi, menurutnya masyarakat tidak dapat mengunjungi tempat yang ramai di masa pandemi Covid-19 saat ini. Setiap mal atau pusat perbelanjaan pun membatasi jumlah pengunjungnya, orang-orang lebih memilih tinggal di rumah dan berbelanja secara online.

“Pelanggan suka yang praktis dan dapat berbelanja dengan aman di rumah,” katanya.

Mengapa tas branded bisa menjadi investasi? Sebab terkadang, lanjutnya, produk dari fashion brand ternama justru dapat dijual dengan harga lebih mahal daripada saat pertama kali dibeli sehingga bisa dijadikan sebagai investasi.

“Selama masa pandemi ini, orang-orang dapat memanfaatkan waktunya untuk beres-beres dan menyortir barang-barang di rumah. Nah, produk fashion dari brand ternama yang sekiranya sudah jarang dipakai bisa dijual untuk dijadikan pendapatan ekstra dan bernilai investasi,” tuturnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

11 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

11 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

1 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

3 hari ago