Dinas Pekerjaan Umum Dumai membersihkan tumpukan sampah di dalam drainase, Kamis (18/1/2024). (RPG/RIAUPOS.CO)
Persoalan banjir dan air tergenang akibat curah hujan tinggi tak pernah habisnya, di mana dari hasil mitigasi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, yang menjadi salah satu penyebabnya karena sampah botol minuman yang memenuhi drainase serta lumpur yang volumenya terus bertambah membuat kedalaman drainase semakin dangkal.
Laporan RPG, Dumai
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Hal itu bisa dilihat dari kedalaman drainase di Jalan Sultan Syarif Kasim sekitar 2 meter, kini karena lumpur dan sampah kedalamannya tinggal 1 meter, sehingga ketika turun hujan air tak mengalir lancar, sehingga terjadi banjir.
Pada saat Dinas Pekerjaan Umum Dumai melakukan normalisasi drainase sejak beberapa hari ini, tampak alat berat jenis beko kecil bekerja membersihkan tumpukan sampah di dalam drainase.
Selama pelaksanaan pembersihan yang dilakukan Pemko Dumai di sepanjang drainase itu, banyak ditemukan botol plastik, kaleng minuman, dan sampah-sampah rumah tangga. Namun demikian botol plastik mendominasi hamparan sampah di drainase tersebut.
Aliran sampah itu yang terbawa arus ketika air pasang sehingga mengalir ke arah saluran drainase tertutup. Akibatnya, selain mengganggu aliran air, juga menyebabkan terjadi penyumbatan, sehingga menyebabkan air keluar ke badan jalan dan terjadi genangan air saat hujan.
Kadis PUPR Dumai Riau Alamsyah Satria kemarin, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air Wan Riko Saputra membenarkan adanya kegiatan normalisasi drainase di sejumlah jalan seperti Sultan Syarif Kasim, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro dan Jalan Sutan Hasanudin.
Ia mengungkapkan, pembersihan dilakukan oleh pihaknya pada drainase yang tersumbat akibat sampah plastik. kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir di musim penghujan dan mempercepat air mengalir.
Tidak hanya menerjunkan puluhan personel, pihaknya juga menurunkan alat berat, karena drainase di penuhi sampah plastik dan endapan lumpur.
“Saat ini memasuki musim penghujan, agar aliran air di drainase bisa lancar makanya dilakukan pembersihan di sejumlah drainase, hasilnya banyak sekali sampah di dalamnya,” katanya melalui telepon seluler.
Riko mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Kesadaran warga tidak membuang sampah di sembarang tempat sangat penting. (mx12/ade)
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.