Murid baru di SDN 57 Jalan Mangga, Kecamatan Sukajadi bergembira saat memulai proses belajar mengajar, Senin (15/7/2024). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
SDN 57 Pekanbaru adalah salah satu sekolah yang viral karena sedikitnya peserta didik baru yang mendaftar. Sekolah yang memiliki bangunan tua, dengan infrastruktur yang juga terbatas itu berada di Jalan Mangga, Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi.
Laporan JOKO SUSILO, Sukajadi
Sekolah ini sudah berdiri sejak setengah abad lalu. Didirikan pada 4 Juni 1974. Proses belajar mengajar pun sudah sangat lama dilakukan di sekolah ini, namun sayangnya dalam dua tahun terakhir, jumlah murid yang mendaftar ke sekolah tersebut terus menurun. Tahun ini yang paling sedikit, hanya memiliki lima orang murid baru.
Kendati hanya mengajar dengan lima orang murid, para guru tetap semangat melakukan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah).
Senin (15/7) pagi, senyuman serta semangat masih menghiasi wajah guru yang mengajar. Para murid juga terlihat antusias mengikuti MPLS, walau hanya beberapa orang saja di dalam kelas.
Beberapa dari murid ini berani untuk memperkenalkan diri di depan kelas, didampingi oleh guru wali kelas.
Kepala SDN 57 Pekanbaru Asmalaili mengatakan, ada kemungkinan lima murid baru tersebut akan dipindahkan ke SDN 153 Pekanbaru, sesuai arahan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru.
Sementara untuk peserta didik kelas 2-6 SD, mereka diberikan waktu setahun untuk tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Mendengar informasi tersebut, membuat Siti Arah salah satu orang tua murid baru mengutarakan kesedihannya. Ia berharap agar sekolah SD 57 itu bisa tetap bertahan dengan cara mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut.
Ia juga bercerita bahwa ada dua orang anak yang yang ia sekolahkan di sekolah tersebut, satu sudah kelas tiga, dan satunya peserta didik baru.
“Sedih sih melihat ini, makanya saya masukkan anak saya sekolah ke sini, biar ramai, biar maju, agar anak-anak tetap di sini. Kalau bisa tetap dipertahankan,” harapan Siti.
Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, SDN Pekanbaru sudah dipastikan akan digabung dengan sekolah lainnya. Pertimbangan tersebut dilakukan mengingat sekolah yang berada di tengah Kota Pekanbaru sepi pendaftar tiap tahunnya. ”Tahun depan merger dengan SD yang lain. Jadi hanya diberikan waktu sekitar satu tahun ini,” tutupnya.***
Kisah Akiong dan Tony di PTPN IV Regional III menunjukkan harmoni etnis tumbuh alami di…
Hotel Dafam Pekanbaru hadirkan promo “Kala Iftar” Rp109 ribu per orang. Nikmati menu nusantara hingga…
Saya seorang wanita dan juga seorang pekerja. Saya ingin bertanya, bagaimana hukum sikat gigi atau…
Lapas Bengkalis gelar kerja bakti bersihkan Masjid Nurus’saadah jelang Ramadan agar jamaah lebih nyaman beribadah.
Transaksi ritel Lebaran 2026 ditargetkan tembus Rp50 triliun lewat program BINA dan dorongan belanja masyarakat…
Wabup Rohul pimpin pelepasan jenazah H Syofyan, Kades Lubuk Napal. Suasana haru iringi prosesi penghormatan…