Ilustrasi Oppo. Foto: Tech in Asia
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Vice Presiden Oppo, Brian Shen menegaskan segera membeberkan terkait konsep desain smartwatch terbaru mereka, sekaligus menegaskan ciri khas yang membedakannya dari perangkat lain.
Sebelumnya, Oppo sempat mengunggah paten konsep smartwatch mereka di akun Weibo. Kehadiran perangkat itu tentunya menjadi perbincangan karena dianggap menjiplak model smartwatch lainnya seperti Xiaomi.
Dalam unggahannya, Shen mengungkapkan bahwa smartwatch Oppo akan memiliki desain persegi panjang. Shen juga mengakui orang-orang akan membandingkan jam tangan pintar itu dengan merek lain.
Namun dia berdalih, konsep desain itu wajar karena perusahaan tidak bisa membuat jam tangan dengan desain segitiga.
"Memang sebelumnya kami mengunggah tentang konsep desain dalam jam yang dirancang persegi panjang seperti desain jamnya. Konsepnya tak dirancang membulat sebagaimana jam analog," katanya seperti dilansir Gizmochina, Kamis (31/10).
Shen mengakui, konsep lingkaran terlihat lebih baik karena mayoritas jam tangan dirancang sedemikian rupa.
Masalah utama yang menjadi perbincangan dengan smartwatch Xiaomi bukanlah bentuk angkanya, namun fakta bahwa konsep itu tampak seperti kloningan Apple Watch. Tak hanya menyalin tombol crown, namun juga tombol power yang ditempatkan di posisi sama.
Namun sayangnya, terkait smartwatch Oppo belum diketahui kapan akan diluncurkan. Setidaknya, perangkat itu masih dalam pengembangan.
Paba Februari lalu, Oppo mengungkapkan, pihaknya berencana menambahkan produk pintar seperti headphone pintar, smartwatch hingga produk rumah tangga ke dalam portofolionya. (mg9/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…