kampus-merdeka-dan-profesi-akuntan-masa-depan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Riau melalui Program Kerja IAI Wilayah Riau Goes To Campus menggelar seminar nasional mengenai kampus merdeka MBKM Series.
Seminar virtual ini diikuti oleh 424 peserta yang berasal dari Riau dan luar Riau, terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, dan masyarakat umum. Ketua Pelaksana Dr Neneng Salmiah menyampaikan, acara Seminar MBKM ini terselenggara melalui kerja sama dengan enam perguruan tinggi di Riau sebagai co host yaitu Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Politeknik Negeri Bengkalis, STIE Darmaputra, STIE Mahaputra, dan Universitas Pasir Pangaraian, serta Inspire Media dan Global Konsultan Indonesia.
Ketua IAI Wilayah Riau, Dr H M Rasuli SE MSi AK CA ACPA menyampaikan, saat ini peran perguruan tinggi diharapkan dapat menghadapi perubahan lingkungan ekonomi yang sangat cepat. Untuk itu melalui kegiatan ini IAI Wilayah Riau mendukung seluruh dosen, mahasiswa dan dunia industri dalam menjalankan program kampus merdeka untuk menghadapi kondisi VUCA saat ini.
"Akuntan adalah garda terdepan dalam menjaga akuntabilitas publik. Tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk memberikan pencerahan dan solusi atas gap yang terjadi antara mahasiswa dan IDUKA (dunia usaha dan dunia kerja) yang harus dijembatani oleh kampus," katanya, Senin (30/8).
Agenda ini menghadirkan narasumber seminar dari Lembaga Akreditasi sekaligus ketua Forum Dosen Akuntan Publik Dr Harnovinsyah SE MSi AK CA CIPSAS CMA CSRS CSRA. Ia menyampaikan ada 10 gap yang terjadi antara mahasiswa dan industri yaitu mahasiswa kurang mendapatkan supervisi dari kampus dan industri.
Narasumber Praktisi Desy Lesmana SE MSi AK BKP/ CA CPA Asean CPA menyebutkan, akuntan professional hendaknya memiliki kualifikasi sebagai professional values, ethics, attitudes.
Koordinator acara Dr Nur Azlina menambahkan, seminar juga disiarkan di kanal youtube IAI Wilayah Riau. "Panitia acara yang terdiri dari pengurus IAI Wilayah Riau dan mahasiswa yang terlibat, akan terus mengadakan seminar sejenis sebagai komitmen untuk menciptakan akuntan unggul," tutupnya.(anf/c)
Program waste station di Pekanbaru mulai diminati warga. Sampah kini bisa ditukar jadi uang, dukung…
Pemko Pekanbaru alokasikan Rp100 juta per RW. Program wajib masuk Musrenbang dan SIPD demi pemerataan…
Lima rumah Aspol Pekanbaru yang terbakar segera dibangun kembali lewat gotong royong lintas instansi, ditargetkan…
Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…
Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…
Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…