Program Bina Lingkungan dan Corporate Social Responsibility (CSR),PT Kimia Farma Tbk mengelar"Kimia Farma Mengajar" yang juga dilakukan serentak di 48 sekolah seluruh Indonesia. Di Pekanbaru, program dilakukan di SD Babussalam, Jalan HR Subrantas, Kecamatan Tampan, Kamis (29/8). foto: Kimiafarma for riaupos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-Memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke-48, PT Kimia Farma (Persero) Tbk. mengadakan program Bina Lingkungan dan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kegiatan"Kimia Farma Mengajar" yang juga dilakukan serentak di 48 sekolah seluruh Indonesia. Di Pekanbaru, program tersebut digelar di SD Babussalam, Jalan HR Subrantas, Kecamatan Tampan, Kamis (29/8).
Kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian perusahaan untuk kesejahteraan masyarakat dan upaya meningkatkan brand awareness di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu proses mengajar dipandu oleh para relawan pengajar dari Kimia Farma Grup Pekanbaru,ada apoteker,dokter,perawat,bidan dan analisis kesehatan beserta Manager Bisnis Kimia Farma Apotek Budi Kiyatno Apoteker dan Branch Manager Kimia Farma Trading Cabang Pekanbaru Aziz Maulana Hidayat Apoteker. Sedangkan materi yang diberikan terkait pengenalan macam-macam profesi, khususnya profesi Apoteker kepada para siswa.
Hadir dari SD Babussalam Kepala Sekolah Hj Yanti Elvina MPd yang menyambut baik kegiatan tersebut dan merasa bangga sekolah mereka dipilih kimia farma serta pihak lainnya yaitu wakil kepala sekolah,majelis guru dan staff. Sedang untuk pesertanya pelajar kelas 5 dan 6 total, dengan total 8 lokal.
Manager Bisnis Kimia Farma Unit Bisnis Pekanbaru, Budi Kiyatno mengatakan, kegiatan ini adalah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan sebagai bentuk program Pemerintah BUMN hadir untuk negeri.
"SDM itu merupakan hal yang utama saat ini. Jadi tujuannya kita adalah untuk memotivasi siswa-siswi mulai dari jenjang sekolah dasar," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kimia Farma juga memberikan dana pendidikan bagi enam siswa berprestasi masing-masing sebesar Rp1 juta.
" Banyak hal yang kita lakukan yang tentunya untuk masyarakat terutama siswa siswi disini. Karena ada beberapa bantuan yang kita salurkan seperti beasiswa dan kelengkapan UKS. Semoga bisa membantu," harapnya.
Penulis/editor: Deslina
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…