Categories: Ekonomi Bisnis

PLN Ajak Sayangi Diri dengan Peduli Bahaya Listrik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya menjaga keselamatan dari potensi bahaya kelistrikan, PLN (Persero) UP3 Pekanbaru terus melakukan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada seluruh masyarakat. Hal ini bertujuan agar tidak ada kecelakaan (zero accident) pada masyarakat umum yang diakibatkan oleh hubungan aliran listrik dari jaringan PLN.

Manager PLN UP3 Pekanbaru, Yuliandra Syahrial Nurdin menjelaskan ada beberapa aktivitas  masyarakat yang harus dihindari demi terhindar dari bahaya listrik di antaranya, membangun rumah atau bangunan lainnya dalam jarak yang lebih dari 3 meter dari jaringan listrik (khusus jaringan tegangan menengah 20 KV memiliki induksi listrik yang besar).

Kemudian, melakukan penebangan pohon, bambu, atau tanaman lainnya yang dekat dengan jaringan listrik. Lalu mendirikan tiang antena TV, tiang telepon, parabola, pemancar alat telekomunikasi lainnya yang berdekatan dengan jaringan listrik.

Membakar sampah di bawah jaringan listrik, bermain layang-layang, menerbangkan drone, melempar/menyentuhkan benda ke sekitar jaringan listrik, memasang reklame, spanduk, baliho yang berjarak kurang dari 3 meter dengan jaringan listrik atau pada tiang lisrik.

"Apabila ingin menggali tanah, PLN mengimbau agar berhati-hati dalam menggali tanah, dan memastikan situasi lingkungan sekitar aman dari kabel listrik karena bisa jadi terdapat beberapa kabel listrik yang dipendam di tanah," ungkapnya, Kamis (28/10).

Hal yang harus dihindari selanjutnya yaitu menggunakan tusuk kontak listrik yang berlebihan (menumpuk), mengambil aliran listrik langsung dari jaringan listrik atau kabel saluran masuk pelayanan (sebelum KWH meter), memperbesar ukuran pembatas (MCB) di atas daya kontrak, termasuk mengganti/tidak memasang pembatas (MCB), merusak segel dan bertujuan mempengaruhi pengukuran/putaran kWh meter.

Melakukan bypass sambungan tidak melalui kWh meter serta melakukan penguluran instalasi (levering) atau sambungan yang keluar dari instalasi resmi tanpa prosedur dan izin dari PLN (Persero) adalah tindakan berbahaya yang dapat menyebabkan korsleting listrik, bahkan gangguan trafo sehingga menimbulkan bahaya kebakaran dan bahaya keselamatan bagi jiwa orang lain, serta menyalahi ketentuan hukum perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya Yuliandra juga mengingatkan seluruh masyarakat sebaiknya juga menjaga aset ketenagalistrikan seperti instalasi listrik rumah, alat elektronik ataupun aset listrik milik PLN dengan selalu waspada bahaya lisrik saat musim hujan.

"Kenapa kita kita harus waspada? Karena sifat air yang konduktor, mampu menghantarkan listrik maka sangat rentan menimbulkan kecelakaan akibat tersengat listrik. Oleh karena itu, sebelum musim hujan pastikan seluruh kabel di instalasi listrik kita tidak ada yang terbuka," ujarnya.(anf)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

59 menit ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

14 jam ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

18 jam ago

APBD Rohul 2025 Terserap 92,87 Persen, Pemkab Kembali Raih WTP ke-10 Berturut-turut

Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…

2 hari ago

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…

2 hari ago

Tak Lolos SMAN/SMKN? Disdik Riau Siapkan 2.179 Kursi Gratis Lewat Jalur BOSDA Afirmasi

Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…

2 hari ago