Categories: Ekonomi Bisnis

Asita Sebut 95 Persen Biro Travel Kehilangan Karyawan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling ter­dam­pak, salah satunya para pelaku usaha travel agent. Association of Indonesia Tour and Travel Agency (Asita) menyebutkan, 95 persen biro travel semasa pandemi Covid-19 kehilangan karyawannya akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Sudah disurvei sama Asita Pusat, 95 persen tidak berjalan dan kehilangan karyawannya," tutur Wakil Ketua Bidang Kelembagaan dan Pemerintah DPP Association of Indonesia Tour and Travel Agency (Asita) Dede Firmansyah, Selasa (28/9).

Sementara itu, 5 persen lainnya merupakan biro perjalanan yang berada di bawah korporat, BUMN, koperasi, atau bahkan instansi di bidang industri perjalanan. Ia mengungkapkan, saat ini ada travel agent yang gulung tikar, sebagian lainnya mengalihkan bisnis dari travel agent menjadi butik atau bergerak di bidang fesyen, kuliner, dan lain-lain. 

"Mereka berpikir bagaimana untuk tetap dapat pemasukan, apa yang bisa dibuat. Travel agent sangat kesulitan di masa pandemi ini, terlebih penerbangan juga tidak banyak," ujarnya.

Selain itu, Dede mengatakan, memasuki PPKM Level 2 di Pekanbaru, pemerintah diharapan menetapkan regulasi yang tepat agar sektor pariwisata dapat terus berjalan dengan tetap memerhatikan pencegahan penularan Covid-19.

"Penurunan level PPKM, para travel agent cukup mendapat kemudahan. Sekarang ini menuju suatu daerah itu ada yang mensyaratkan PCR ada yang antigen. Destinasi apakah boleh buka oleh pemerintah, dan kalau buka regulasinya seperti apa," ungkap Pengamat Pariwisata Riau ini.

Dikatakannya, di masa sekarang setiap hari bisa menjadi hari libur atau hari bekerja sehingga setiap hari banyak kemungkinan masyarakat bisa ke tempat wisata tanpa harus menunggu akhir pekan. "Intinya, setiap hari tempat wisata bisa menerima wisatawan. Namun regulasinya seperti apa, kapasitas 50 persen itu seperti apa. Apa yang boleh dan tidak dilakukan pengunjung regulasinya harus tepat," tuturnya.(anf)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

4 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

4 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

5 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

5 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

13 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

14 jam ago