Categories: Ekonomi Bisnis

PLN UIP3BS Salurkan Santunan Rp1,7 Miliar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) menggelar Safari Ramadan 1442 Hijriah melalui video conference bersama PLN Regional Sumatera dan Kalimantan (Regsumkal) dengan tema Menerangi dan Berbagi untuk Negeri di Kantor Induk PLN UIP3BS, Senin (26/4). 

Acara yang digelar secara virtual ini dihadiri oleh Direktur Bisnis Regsumkal PLN Wiluyo Kusdwiharto serta jajaran Executive Vice President (EVP) dan Vice President (VP) di lingkungan Regsumkal. Dari tingkat unit induk, hadir GM PLN UIP3BS Dispriansyah beserta jajaran senior manajer termasuk 12 manajer unit pelaksana di lingkungan UIP3BS yang tersebar dari Aceh sampai Lampung. 

Turut hadir dalam acara ini GM PLN UIWRKR Hartono serta GM PLN UIP Sumbagteng Alland Asqolani.  Dalam sambutannya, Dispriansyah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pegawai PLN UIP3BS.  

"Terima kasih untuk seluruh pegawai, khususnya yang beragama Islam atas kontribusinya menyalurkan sebagian gajinya secara ikhlas melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) UIP3BS untuk selanjutnya diberikan kepada para mustahik yang tersebar unit pelaksana,"katanya.

Pada kesempatan itu juga, PLN UIP3BS melalui YBM melakukan penyerahan santunan secara simbolik kepada para mustahik dengan nominal mencapai Rp1,7 miliar melalui beberapa program. 

Dispriansyah memaparkan, program tersebut yaitu program berbagi bingkisan Ramadan kepada 3.128 penerima santunan senilai Rp788.256.000, program senyum yatim duafa kepada 780 anak yatim senilai Rp234.000.000, santunan kepada 650 orang guru mengaji dan marbot masjid  melalui program senyum guru mengaji dan marbot masjid senilai Rp325.000.000, dan program muslimah tangguh sebanyak 650 orang senilai Rp325.000.000. 

"Lalu, program berbagi dengan Purna Karya PLN sebanyak 60 orang senilai Rp30 juta. Sehingga total santunan yang disalurkan dalam program Ramadan 1442 H YBM PLN UIP3BS adalah Rp1.702.256.000,"ungkap Dispriansyah. 

Sementara itu, Direktur Bisnis Regsumkal Wiluyo Kusdwiharto menyambut baik upaya PLN UIP3BS dalam menyalurkan sejumlah santunan melalui YBM. "Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada UIP3BS karena memecahkan rekor penyaluran tertinggi santunan YBM kepada yang berhak senilai Rp1,7 miliar,"ujar Wiluyo. 

Diregsumkal juga berpesan kepada PLN regional Riau agar lebih meningkatkan keandalan pasokan listrik agar saudara muslim yang sedang beribadah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadahnya di bulan Ramadan ini dengan baik dan khusyuk. 

Diujung acara Ustaz  Dr H Jon Pamil MA memanjatkan doa untuk keberkahan bersama khususnya dalam penyaluran santunan YBM agar terlaksana dengan baik tanpa kendala dan untuk keandalan penyaluran listrik khususnya di Wilayah Provinsi Riau.(anf) 
 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tak Sekadar Touring, Capella Honda Hadirkan Premium Movie Ride untuk Bikers PCX

Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…

20 jam ago

Intip Dapur MBG di Tenayan Raya, Relawan Masak Sejak Subuh untuk Ribuan Porsi

Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…

20 jam ago

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Siak-RAPP Garap 40 Hektare Jagung

Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…

21 jam ago

Kunjungi Riau Pos, Aulia Hospital Bahas Peluang Kolaborasi Informasi Kesehatan

Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…

22 jam ago

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

2 hari ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

2 hari ago