pameran-di-ska-cdn-beri-cashback
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT Capella Dinamik Nusantara Jalan Soekarno Hatta memberikan cashback selama pameran di Mal SKA, Pekanbaru. Wing Sales People PT Capella Dinamik Nusantara Abrar Yusra mengatakan cashback tersebut bervariasi tergantung jenis sepeda motor.
Tapi yang jelas, promo ini berlaku hanya selama pameran di Mal SKAyang akan terus berlangsung hingga Februari mendatang. "Kami pameran sampai bulan depan. Cashback-nya mulai dari Rp100 ribu sampai Rp400 ribu. Kalau yang Rp400 ribu itu untuk sepeda motor CBR 250 RR," kata Abrar, Senin (27/1).
Abrar menambahkan untuk sepeda motor CBR 250 RR sedang promo cashback hingga Rp5,5 juta sampai akhir bulan ini. Tak hanya itu, untuk konsumen yang melakukan pembelian sepeda motor baru akan mendapatkan fasilitas free servis tiga kali dan oli gratis satu kali.
Untuk servis pertama yaitu setelah sepeda motor menempuh 1.000 km atau dua bulan. Pelanggan akan mendapatkan gratis servis dan gratis oli. Untuk dua servis selanjutnnya yaitu pada 6.000 km atau enam bulan dan 12.000 km atau 12 bulan hanya akan dikenakan biaya oli.
Honda juga memberikan layanan servis kunjung. Sehingga jika pelanggan tidak sempat servis ke diler, bisa dilakukan di rumah, di kantor, sekolah dan lain-lain. Khusus untuk CBR 250 CC, Honda meng-cover wilayah Riau. "Sedangkan untuk sepeda motor Honda tipe lain, servis kunjung hanya untuk lokasi yang berada di Kota Pekanbaru," tuturnya.(*2)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…